Berita  

Jadwal One Way Tol Trans Jawa 2026: Semua yang Perlu Kamu Tahu Agar Mudik Lancar Tanpa Hambatan

Jadwal One Way Tol Trans Jawa 2026: Semua yang Perlu Kamu Tahu Agar Mudik Lancar Tanpa Hambatan
Jadwal One Way Tol Trans Jawa 2026: Semua yang Perlu Kamu Tahu Agar Mudik Lancar Tanpa Hambatan

Keuangan.id – 16 Maret 2026 | Musim mudik Lebaran 2026 diperkirakan akan menyaksikan lonjakan kendaraan yang belum pernah terjadi sebelumnya, sehingga pemerintah menyiapkan serangkaian rekayasa lalu lintas di jaringan Tol Trans Jawa. Kebijakan one‑way, contraflow, serta pembatasan ganjil‑genap dirancang untuk memaksimalkan kapasitas jalan, mengurangi kemacetan, dan menjaga keselamatan pengguna.

Jadwal One Way pada arus mudik dan arus balik

Selama periode mudik, sistem satu arah (one way) diberlakukan mulai Selasa, 17 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB. Rute yang terdampak meliputi Tol Jakarta‑Cikampek dari KM 47 sampai Tol Semarang‑Solo KM 421. Pada arus balik, one way beralih arah dari Tol Semarang‑Solo KM 421 menuju Tol Jakarta‑Cikampek sampai KM 70, berlaku Senin, 23 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.

Contraflow: menambah lajur bergerak searah

Untuk menambah kapasitas pada jam‑jam sibuk, contraflow diterapkan di beberapa titik. Pada arus mudik, contraflow di Tol Jakarta‑Cikampek dimulai dari KM 47 (Karawang Barat) hingga KM 70 (Cikampek) pada 17‑20 Maret 2026, dengan periode tambahan pada 21 Maret pukul 12.00‑20.00 WIB dan 22 Maret pukul 09.00‑18.00 WIB. Pada arus balik, contraflow beroperasi dari KM 70 kembali ke KM 47 mulai 23 Maret pukul 14.00 WIB hingga 29 Maret pukul 24.00 WIB. Selain itu, Tol Jagorawi juga mendapat contraflow pada 24 dan 29 Maret 2026, masing‑masing dari KM 21 (Gunung Putri) sampai KM 8 (Cipayung) pada jam 14.00‑19.00 WIB.

Pembatasan Ganjil‑Genap

Aturan ganjil‑genap diterapkan pada dua ruas utama. Pertama, pada Tol Jakarta‑Cikampek KM 47‑Tol Semarang‑Batang KM 414; kedua, pada Tol Tangerang‑Merak KM 31‑KM 98. Kedua kebijakan ini berlaku 17‑20 Maret 2026. Pada arus balik, pembatasan bergeser: dari Tol Semarang‑Batang KM 414 kembali ke Tol Jakarta‑Cikampek KM 47, serta dari Tol Tangerang‑Merak KM 98 ke KM 31, selama 23‑29 Maret 2026.

Tarif Tol Trans Jawa dan Persiapan Saldo e‑Toll

Tarif tol di Pulau Jawa tetap berlaku sesuai golongan kendaraan. Untuk mobil pribadi (Golongan I), perkiraan biaya total perjalanan lintas Trans Jawa dapat berkisar antara Rp108.000 hingga Rp1.000.000, tergantung pada rute akhir – Jakarta‑Semarang, Jakarta‑Yogyakarta, atau Jakarta‑Surabaya. Pemerintah mengimbau pemudik menyiapkan saldo e‑Toll minimal 100.000 rupiah di atas perkiraan tarif, guna mengantisipasi variasi tarif atau perubahan gerbang masuk.

  • Gunakan satu kartu e‑Toll selama seluruh perjalanan (tap‑in dan tap‑out).
  • Isi saldo melalui aplikasi NFC, minimarket, atau agen resmi sebelum berangkat.
  • Jika menempuh rute melalui Tol Ciawi‑Sukabumi, tambahkan cadangan dana karena progres konstruksi masih di bawah 80 %.

Tol Gratis dan Tol Fungsional selama Lebaran

Sepuluh ruas tol sepanjang 291,13 km akan dioperasikan secara fungsional untuk mendukung arus mudik, di antaranya enam ruas gratis di Jawa dengan total panjang sekitar 148 km. Contoh ruas gratis meliputi:

  • Tol Serang‑Panimbang Seksi 2 Rangkasbitung‑Cileles (24,17 km) – satu jalur satu arah untuk Golongan I.
  • Tol Ciawi‑Sukabumi Seksi 3 (4,97 km) – satu jalur satu arah khusus kendaraan non‑bus.
  • Tol Jakarta‑Cikampek II Selatan (52 km) – satu jalur satu arah khusus arus balik Sadang‑Jakarta.
  • Tol Solo‑Yogyakarta‑NYIA Kulon Progo (12,23 km) – satu jalur satu arah.
  • Tol Yogyakarta‑Bawen (4,98 km) – satu jalur satu arah.
  • Tol Probolinggo‑Banyuwangi (total 49,68 km) – dua jalur dua arah, namun sebagian besar dialokasikan untuk Golongan I.

Jam operasional dapat berubah sewaktu‑waktu sesuai kondisi lapangan dan kebijakan kepolisian.

Tips Praktis untuk Pemudik

  1. Rencanakan keberangkatan di luar jam puncak (sebelum pukul 08.00 atau setelah 18.00).
  2. Periksa kembali jadwal one way, contraflow, dan ganjil‑genap di aplikasi resmi Korlantas atau website Kementerian Perhubungan.
  3. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, terutama lampu, rem, dan ban.
  4. Bawa uang tunai sekiranya terjadi gangguan pada sistem e‑Toll di gerbang tertentu.
  5. Manfaatkan layanan informasi real‑time untuk menghindari kemacetan di titik‑titik rawan.

Selain itu, koordinasi antar lembaga—Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Korps Lalu Lintas Polri—dijalankan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Nomor KP‑DRJD 854/2026, HK.201/1/21/DJPL/2026, Kep/43/II/2026, dan 20/KPTS/Db/2026. Semua pihak berkomitmen memantau real‑time flow traffic, menyesuaikan durasi contraflow, serta menambah petugas di gerbang tol utama untuk menghindari antrean panjang.

Dengan penerapan kebijakan satu arah, contraflow, serta pembatasan ganjil‑genap, diharapkan arus kendaraan pada mudik Lebaran 2026 dapat tetap lancar meski volume pemudik mencapai ratusan juta orang. Pemudik yang mempersiapkan saldo e‑Toll cukup, mengikuti jadwal yang ditetapkan, dan memanfaatkan ruas tol gratis akan menikmati perjalanan yang lebih aman dan efisien.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *