Iran Ajukan Proposal Damai, AS Tetap Menolak

Iran Ajukan Proposal Damai, AS Tetap Menolak
Iran Ajukan Proposal Damai, AS Tetap Menolak

Keuangan.id – 12 Mei 2026 | Perang dan penutupan Selat Hormuz telah menyebabkan Iran mencuan besar dari minyak. Dalam upaya untuk mengakhiri konflik, Iran telah mengajukan proposal damai kepada Amerika Serikat. Namun, AS masih menolak proposal tersebut.

Iran telah menyerukan diakhirinya perang, penghapusan sanksi, serta pencabutan blokade laut di Selat Hormuz. Proposal tersebut juga menuntut jangka waktu 30 hari untuk mencabut sanksi AS terhadap penjualan minyak Iran, dan pelepasan aset Iran yang dibekukan setelah kesepakatan awal.

Presiden AS, Donald Trump, telah menolak proposal tersebut, dengan menyebutnya ‘sama sekali tidak dapat diterima’. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, juga mengatakan bahwa Iran perlu ‘memperjelas’ bahwa pihaknya tidak berupaya memiliki senjata nuklir.

Gencatan senjata antara pihak-pihak yang bertikai telah berlaku sejak awal April lalu melalui mediasi Pakistan. Perundingan damai yang digelar di Islamabad pada pertengahan April lalu gagal menghasilkan kesepakatan yang langgeng.

Iran telah menolak rencana perdamaian usulan AS, dengan alasan rencana perdamaian itu mengharuskan kepatuhan terhadap ‘tuntutan berlebihan’ yang diajukan Trump. Iran juga telah menekankan ‘hak-hak fundamental bangsa Iran’ dalam proposal balasannya.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari. Teheran membalas dengan gelombang serangan rudal dan drone terhadap target-target di Israel dan negara Teluk yang menampung aset militer AS.

Iran juga secara efektif menutup jalur perairan vital Selat Homuz, jalur utama untuk pengiriman minyak dan gas, sejak pertempuran berlangsung. AS merespons dengan memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Teheran, dalam upaya menekan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Dengan tidak adanya kesepakatan, konflik antara Iran dan AS terus berlanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *