Keuangan.id – 24 April 2026 | Inter Milan kembali menegaskan dominasinya di Serie A 2025/2026 dengan memimpin klasemen setelah 33 laga. Poin 78 dari 25 kemenangan, 3 hasil imbang, dan hanya 5 kekalahan menjadikan Nerazzurri unggul selisih gol +49, menyiapkan diri untuk mengamankan Scudetto sekaligus mengamankan tiket kompetisi Eropa.
Statistik Kunci Inter Milan
| Statistik | Nilai |
|---|---|
| Pertandingan | 33 |
| Kemenangan | 25 |
| Seri | 3 |
| Kekalahan | 5 |
| Poin | 78 |
| Selisih Gol | +49 |
Keberhasilan Inter tidak hanya berpengaruh pada perebutan gelar domestik, tetapi juga menentukan alokasi tiket ke kompetisi UEFA. Di Italia, tiga tempat pertama langsung lolos ke Liga Champions, posisi keempat dan kelima masuk Liga Europa, sementara peringkat keenam berpeluang melaju ke Liga Konferensi Eropa, tergantung pada hasil Coppa Italia.
Dampak pada Liga Konferensi Eropa
Dengan Inter mengamankan posisi puncak, kompetisi domestik menjadi lebih ketat untuk tim-tim menengah yang mengincar tempat di Liga Konferensi Eropa. Napoli, juara bertahan, masih berada di zona atas, tetapi persaingan dengan klub seperti Roma, Lazio, dan Fiorentina semakin intens. Jika Coppa Italia dimenangkan oleh tim yang sudah mengamankan tiket Liga Champions atau Europa, tempat tambahan akan beralih ke peringkat Serie A berikutnya, memberi peluang bagi tim peringkat keenam atau ketujuh.
- Tim yang diperkirakan akan bersaing untuk Liga Konferensi Eropa: Torino, Sampdoria, dan Verona.
- Jika Coppa Italia dimenangkan oleh Juventus (yang sudah dipastikan masuk Liga Champions), slot Liga Europa akan turun ke peringkat keempat, sehingga slot Liga Konferensi Eropa turun ke peringkat keenam.
- Perubahan ini meningkatkan nilai strategis setiap poin di fase akhir liga.
Pelatih Inter, Cristian Chivu, menegaskan pentingnya konsistensi hingga akhir musim. “Kami tidak hanya bermain untuk gelar, tetapi juga untuk memastikan Italia tetap kuat di semua kompetisi Eropa,” ujarnya setelah kemenangan 3-2 atas Como di laga Coppa Italia yang mengantar Inter ke final.
Dengan sisa lima pertandingan, Inter harus menjaga performa agar tidak memberi peluang bagi rival. Sementara itu, klub-klub lain berusaha menutup jarak, menyadari bahwa setiap poin dapat menentukan apakah mereka bermain di Liga Champions, Liga Europa, atau Liga Konferensi Eropa pada musim berikutnya.
Secara keseluruhan, klasemen Serie A 2025/2026 mencerminkan dinamika kompetisi Eropa yang semakin kompleks. Dominasi Inter memberikan stabilitas bagi klub besar, namun menambah tekanan pada tim menengah yang mengincar tiket Liga Konferensi Eropa, menambah dramatisasi akhir musim di Italia.











