Keuangan.id – 19 April 2026 | Penelitian terbaru di bidang otomotif mengungkapkan pencapaian penting: pengembangan Aerogel Baterai yang mampu menahan suhu hingga 1300°C. Inovasi ini ditujukan untuk meningkatkan keamanan kendaraan listrik (EV) dengan meminimalisir risiko thermal runaway.
Teknologi Aerogel dalam Baterai EV
Aerogel merupakan material ringan dengan porositas tinggi dan konduktivitas termal yang sangat rendah. Dengan memadukan aerogel ke dalam struktur sel baterai, suhu ekstrem dapat diserap tanpa memicu reaksi berbahaya.
Manfaat Utama
- Pengurangan signifikan potensi kebakaran pada baterai.
- Peningkatan umur pakai sel baterai karena stabilitas termal.
- Berat tambahan yang minimal sehingga tidak mengorbankan efisiensi kendaraan.
Implementasi dan Tantangan
Meski menjanjikan, produksi massal aerogel dengan kualitas konsisten masih menjadi tantangan biaya. Peneliti berupaya menurunkan harga produksi melalui skala industri dan metode sintesis baru.
Prospek Industri
Jika berhasil diadopsi secara luas, Aerogel Baterai dapat menjadi standar baru bagi produsen mobil listrik, memperkuat kepercayaan konsumen terhadap keamanan EV.











