Keuangan.id – 04 Mei 2026 | Data terbaru menunjukkan bahwa Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjadi satu-satunya bank yang mencatat pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR) dalam angka double digit pada kuartal I 2026. Dengan pertumbuhan sebesar 11,06%, BRI melampaui bank-bank besar lainnya yang pertumbuhannya masih di bawah 7%.
Data Pertumbuhan KPR Kuartal I 2026
| Bank | Pertumbuhan KPR (%) |
|---|---|
| BRI | 11,06 |
| BCA | 6,8 |
| Mandiri | 6,5 |
| BTN | 6,3 |
Angka-angka di atas menandakan pergeseran dinamika kredit perumahan di Indonesia. BRI berhasil memanfaatkan jaringan luasnya di wilayah pedesaan dan menyesuaikan produk KPR dengan kebutuhan segmen menengah ke bawah, sementara BCA, Mandiri, dan BTN masih mengandalkan segmen korporat serta pasar perkotaan.
Faktor Pendukung Pertumbuhan BRI
- Jaringan Cabang: BRI memiliki lebih dari 10.000 kantor cabang, memudahkan akses layanan KPR di daerah terpencil.
- Produk Fleksibel: Penawaran KPR dengan tenor lebih panjang dan suku bunga kompetitif menarik konsumen yang sebelumnya enggan mengambil kredit.
- Digitalisasi: Platform digital BRI mempermudah proses aplikasi, verifikasi, dan pencairan dana, meningkatkan efisiensi.
Sementara itu, bank-bank lain perlu meninjau kembali strategi mereka. Penurunan pertumbuhan di bawah 7% mengindikasikan bahwa pasar KPR semakin kompetitif dan memerlukan inovasi produk serta pendekatan yang lebih inklusif.
Ke depan, para analis memperkirakan bahwa pertumbuhan KPR secara nasional akan tetap berada di kisaran 8-10% jika kondisi ekonomi makro tetap stabil. BRI diproyeksikan akan mempertahankan keunggulannya selama mampu menjaga kualitas kredit dan memperluas pangsa pasar di wilayah non‑metropolitan.
