Keuangan.id – 13 Mei 2026 |
Pasar Amerika Serikat mengalami kenaikan inflasi sebesar 3,8 persen pada bulan April 2026. Hal ini telah membuat para analis mempertanyakan kemungkinan Bank Federal Amerika Serikat (The Fed) untuk menurunkan suku bunga. Kenaikan harga energi yang signifikan merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan inflasi meningkat. Para ahli ekonomi memperkirakan bahwa The Fed mungkin akan menunda atau bahkan mengabaikan keputusan untuk menurunkan suku bunga pada pertemuan berikutnya. Hal ini karena inflasi yang tinggi dapat mempengaruhi keputusan The Fed untuk menurunkan suku bunga. Jika The Fed tidak menurunkan suku bunga, maka ini dapat berdampak pada kemampuan konsumen untuk membeli barang dan jasa. Selain itu, kenaikan suku bunga juga dapat mempengaruhi harga saham dan mata uang.











