Keuangan.id – 13 April 2026 | Tim panjat tebing Indonesia resmi mengamankan kuota maksimal untuk cabang lead, speed, dan boulder pada Asian Games 2026 yang akan digelar di Aichi‑Nagoya, Jepang pada September‑Oktober 2026. Keberhasilan ini diraih lewat penampilan gemilang pada Kejuaraan Asia Panjat Tebing 2026 di Meishan, China, serta hasil konsisten di kompetisi tingkat regional.
Lead: Kuota Penuh untuk Putra dan Putri
Setelah perjuangan panjang, dua tiket terakhir di nomor lead berhasil diraih oleh Raviandi Ramadhan (putra) dan Alma Ariella Tsany (putri). Kedua atlet menutup semifinal dengan posisi kesembilan, masing‑masing mencatatkan nilai 37+ dan 43+. Meskipun tidak melaju ke final, pencapaian mereka cukup untuk mengunci slot Asian Games berkat regulasi maksimal dua atlet per negara per nomor.
Sebelumnya, Putra Tri Ramadani dan Sukma Lintang Cahyani telah mengamankan dua tiket pertama di kategori ini, melengkapi tim lead Indonesia dengan empat atlet: dua putra dan dua putri.
- Lead Putra: Putra Tri Ramadani, Raviandi Ramadhan
- Lead Putri: Sukma Lintang Cahyani, Alma Ariella Tsany
Speed: Medali dan Tiket Berlimpah
Di nomor speed, Indonesia menunjukkan dominasi sejak Asian Games 2022. Veddriq Leonardo (putra) meraih medali perunggu, sementara Desak Made Rita Kusuma Dewi (putri) mengukir medali emas pada ajang Asia sebelumnya. Kedua atlet tersebut telah mengamankan tiket Asian Games. Tambahan dua atlet – Aditya Tri Syahria (putra) dan Berthdigna Devi Surya Kusuma (putri) – juga lolos berkat pencapaian poin tinggi pada rangkaian kualifikasi.
- Speed Putra: Veddriq Leonardo, Aditya Tri Syahria
- Speed Putri: Desak Made Rita Kusuma Dewi, Berthdigna Devi Surya Kusuma
Boulder: Pendatang Baru yang Menjanjikan
Cabang boulder juga tidak tertinggal. Ravianto Ramadhan, adik dari Raviandi, menampilkan performa stabil pada ajang Asia dan mengamankan satu tiket. Sementara itu, Raviandi Ramadhan yang sekaligus bersaing di lead, berhasil mengisi slot boulder putra kedua. Dengan dua atlet boulder putra, Indonesia menyiapkan strategi serba guna untuk meningkatkan peluang perolehan medali.
- Boulder Putra: Raviandi Ramadhan, Ravianto Ramadhan
Rekapitulasi Kuota dan Dampak Strategis
Secara keseluruhan, Indonesia telah mengunci sepuluh tiket panjat tebing: dua atlet per gender untuk masing‑masing tiga disiplin (lead, speed, boulder). Total ini mencakup seluruh kuota yang diperbolehkan oleh Komite Olimpiade Asia, menandakan kesiapan penuh tim Merah Putih dalam menghadapi kompetisi paling bergengsi di Asia.
Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan federasi, pelatihan intensif, serta pengalaman kompetisi internasional yang terus ditingkatkan. Atlet‑atlet tersebut kini memasuki fase persiapan akhir, meliputi program kebugaran khusus, simulasi lintasan, dan pemantauan teknis oleh pelatih nasional.
Dengan tim yang lengkap dan berpengalaman, harapan besar menanti Indonesia untuk mengukir prestasi di Asian Games 2026, baik dari segi medali maupun penampilan yang dapat menginspirasi generasi muda pencinta panjat tebing di Tanah Air.











