Berita  

Indonesia dan 12 Negara Lain Kecam Serangan Israel Terhadap Armada Global Sumud

Indonesia dan 12 Negara Lain Kecam Serangan Israel Terhadap Armada Global Sumud
Indonesia dan 12 Negara Lain Kecam Serangan Israel Terhadap Armada Global Sumud

Keuangan.id – 07 Mei 2026 | Indonesia dan 12 negara lainnya telah mengecam keras serangan Israel terhadap Armada Global Sumud, sebuah inisiatif kemanusiaan sipil damai yang bertujuan untuk menarik perhatian masyarakat internasional terhadap bencana kemanusiaan di Gaza.

Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) dari ke-13 negara, termasuk Indonesia, Turkiye, Bangladesh, Brasil, Kolombia, Yordania, Libya, Malaysia, Maladewa, Mauritania, Pakistan, Afrika Selatan, dan Spanyol.

Menurut akun X milik Kementerian Luar Negeri RI, serangan Israel terhadap kapal-kapal dan penahanan para aktivis kemanusiaan merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan hukum humaniter internasional.

Para Menlu dari 13 negara juga mendesak Israel untuk membebaskan para aktivis kemanusiaan yang ditahan secara ilegal.

Armada Global Sumud Flotilla merupakan koalisi aktivis kemanusiaan internasional yang membawa bantuan kemanusiaan untuk menembus blokade Israel di Gaza.

Israel telah menculik ratusan aktivis Global Sumud Flotilla dalam operasi di perairan internasional dekat Pulau Kreta, Yunani, pada 30 April 2026.

Insiden ini memicu kecaman internasional, terutama karena lokasi pencegatan yang dianggap sangat jauh dari zona blokade Gaza.

Kapal-kapal armada tersebut diserbu oleh pasukan militer Israel, dengan setidaknya 22 dari total 58 kapal dalam armada tersebut telah diserbu.

Aktivis yang berada di atas kapal, Yasmine Scola, menegaskan bahwa kapalnya hanya membawa bantuan kemanusiaan, termasuk perlengkapan sekolah dan makanan.

Para Menteri juga menyerukan kepada komunitas internasional untuk memenuhi kewajiban moral dan hukum mereka untuk menegakkan hukum internasional, melindungi warga sipil, dan memastikan pertanggungjawaban atas pelanggaran-pelanggaran ini.

Dalam beberapa hari terakhir, situasi di Gaza semakin memburuk, dengan banyak korban jiwa dan luka-luka.

Oleh karena itu, penting bagi komunitas internasional untuk segera mengambil tindakan untuk menghentikan kekerasan dan memastikan bantuan kemanusiaan dapat mencapai korban yang membutuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *