IHSG turun 1,91 persen ke 5.789. BRI Danareksa menilai level 6.000 masih menjadi resistance kuat dan membuka peluang pullback lebih lanjut. Hal ini menunjukkan bahwa IHSG masih menghadapi tekanan dan belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Dengan demikian, investor harus tetap waspada dan mengamati perkembangan pasar dengan seksama. Beberapa faktor yang mempengaruhi IHSG antara lain kondisi ekonomi global, kebijakan moneter, dan sentimen investor.
IHSG Melemah di Sesi I: Apa yang Terjadi Selanjutnya?
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Kenaikan harga Pertamax dapat memiliki dampak yang signifikan pada perekonomian masyarakat. Ekonom dari Permata Bank…

Keuangan.id – 11 Juni 2026 | Maybank Indonesia membuka suara terkait pemeriksaan pegawai yang terkait…

Keuangan.id – 11 Juni 2026 | Asosiasi Asuransi Indonesia (AASI) melihat berkurangnya jumlah perusahaan asuransi…








