Keuangan.id – 04 April 2026 | Pada Rabu, 1 April 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau dengan penutupan pada 7.184,43, naik 1,93% dibandingkan level sebelumnya 7.048,22.
Total nilai transaksi tercatat Rp16,42 triliun, dengan 31,49 miliar saham diperdagangkan dalam 2,01 juta kali pergantian kepemilikan.
Dari 475 saham yang mengalami koreksi, 209 saham menguat dan 135 tetap stabil, sementara sisanya mengalami penurunan.
Seluruh indeks utama di pasar domestik juga menguat:
- IDX30 naik 1,21% menjadi 393,27
- Sri-Kehati meningkat 0,65% menjadi 345,71
- LQ45 naik 1,53% menjadi 726,79
- JII naik 2,28% menjadi 489,35
Hampir semua sektor saham menutup dalam zona hijau. Penguatan sektor terkuat terlihat pada:
- Sektor Industrial naik 6,11%
- Sektor Siklikal naik 5,22%
- Sektor Bahan Baku naik 3,55%
- Sektor Infrastruktur naik 3,01%
- Sektor Energi naik 2,11%
- Sektor Transportasi naik 1,79%
- Sektor Teknologi naik 1,46%
- Sektor Properti naik 1,25%
- Sektor Non‑Siklikal naik 1,15%
- Sektor Keuangan naik 0,17%
Satu‑satunya sektor yang mengalami penurunan adalah sektor Kesehatan, turun 0,20% akibat penurunan saham PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) sebesar 6,08%.
Berikut beberapa saham yang menonjol pada sesi perdagangan:
Top Gainers:
- PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC)
- PT GTS Indonesia Tbk (GTSI)
- PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA)
Top Losers:
- PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK)
- PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)
- PT Bank Mega Tbk (MEGA)
Saham Paling Aktif:
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
- PT Darma Henwa Tbk (DEWA)
- PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU)
Penguatan luas ini mencerminkan sentimen positif investor terhadap prospek ekonomi domestik dan dukungan kuat dari sektor industri serta siklikal.











