Keuangan.id – 24 April 2026 | IHSG dibuka pada hari Jumat, 24 April 2026, melemah ke level 7.378 poin, menandakan tekanan jual yang masih berlangsung di pasar saham Indonesia.
Sector energi menunjukkan ketahanan dengan kenaikan harga saham, dipicu oleh harga komoditas minyak global yang tetap stabil dan ekspektasi kenaikan permintaan domestik. Indeks sektoral energi mencatat peningkatan sekitar 0,5% dibandingkan penutupan sebelumnya.
Sementara itu, sektor properti dan keuangan mengalami tekanan. Indeks properti turun hampir 0,8% akibat penurunan nilai saham perusahaan pengembang dan persepsi risiko suku bunga yang lebih tinggi. Sektor keuangan juga tertekan, dengan penurunan sekitar 0,6% dipengaruhi oleh penurunan harga saham perbankan utama dan kekhawatiran atas likuiditas.
Secara umum, volume perdagangan hari ini berada di atas rata-rata mingguan, menandakan partisipasi aktif investor meski sentimen masih negatif. Analisis teknikal menunjukkan level support kuat di sekitar 7.300 poin, sementara resistance pertama berada di 7.450 poin.
Investor disarankan untuk tetap memantau perkembangan kebijakan moneter Bank Indonesia serta data ekonomi terbaru, yang dapat memengaruhi arah pergerakan IHSG dalam minggu ke depan.











