Keuangan.id – 22 April 2026 | IHSG ditutup pada 7.559, mencatat penurunan 0,46% pada sesi perdagangan hari ini, sementara indeks saham utama di Asia menunjukkan tren positif. Tekanan dari sektor energi serta penjualan saham-saham besar menjadi faktor utama yang menahan pergerakan indeks domestik.
Pergerakan IHSG
Penurunan tersebut dipicu oleh aksi jual di sektor energi, di mana harga minyak global yang melemah menurunkan ekspektasi laba bagi perusahaan energi Indonesia. Selain itu, beberapa saham berkapitalisasi besar, termasuk perusahaan-perusahaan di sektor keuangan dan konsumer, juga mengalami tekanan.
Indeks Asia Lainnya
Berbanding lurus, pasar saham di negara tetangga menunjukkan penguatan, didorong oleh data ekonomi yang lebih baik dan sentimen global yang relatif stabil.
| Indeks | Perubahan |
|---|---|
| Nikkei 225 (Jepang) | +0,68% |
| Hang Seng (Hong Kong) | +0,54% |
| Straits Times Index (Singapura) | +0,61% |
Penguatan di pasar-pasar tersebut mencerminkan optimisme terhadap pemulihan ekonomi regional meskipun terdapat ketidakpastian di pasar energi global. Analis memperkirakan bahwa IHSG dapat tetap berfluktuasi dalam kisaran sempit hingga ada kejelasan lebih lanjut mengenai kebijakan moneter dan harga komoditas.
Investor disarankan untuk memantau perkembangan sektor energi serta laporan keuangan perusahaan besar dalam beberapa minggu ke depan, sebagai indikator utama arah pergerakan IHSG selanjutnya.
