Keuangan.id – 24 April 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 3,06 persen pada sesi perdagangan pertama, menutup pada level 7.152 poin. Penurunan ini mencerminkan kepanikan pasar setelah munculnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.
Faktor Penyebab Penurunan
- Ketegangan terbaru antara AS dan Iran yang memicu kekhawatiran tentang stabilitas geopolitik.
- Aliran dana besar‑bESaran ke dolar AS sebagai aset safe‑haven.
- Sentimen risiko negatif di kalangan investor domestik dan asing.
Akibat arus dana ke dolar, nilai tukar rupiah melemah, tercatat pada Rp17.280 per dolar, menandai penurunan signifikan dibandingkan hari sebelumnya.
Dampak Terhadap Pasar
Penurunan IHSG berdampak pada hampir seluruh sektor, terutama sektor keuangan, properti, dan konsumer. Saham-saham unggulan mencatat kerugian lebih dari 5 persen, sementara volume perdagangan meningkat karena investor berusaha menyesuaikan posisi.
Prospek Kedepan
Para analis memperkirakan volatilitas akan tetap tinggi selama ketegangan AS‑Iran belum mereda. Investor disarankan untuk mempertimbangkan diversifikasi portofolio dan memantau perkembangan kebijakan moneter serta nilai tukar.
Secara keseluruhan, pergerakan IHSG anjlok kali ini menegaskan kembali sensitivitas pasar Indonesia terhadap dinamika geopolitik global.
