Berita  

Huntara Siap Rampung: Harapan Baru Bagi Penyintas di Lubuk Sidup dan Sekitarnya

Huntara Siap Rampung: Harapan Baru Bagi Penyintas di Lubuk Sidup dan Sekitarnya
Huntara Siap Rampung: Harapan Baru Bagi Penyintas di Lubuk Sidup dan Sekitarnya

Keuangan.id – 24 April 2026 | Setelah berbulan‑bulan menunggu, hunian sementara atau huntara di Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, kini hampir selesai dibangun. Proses pembangunan yang dipercepat oleh pemerintah pusat dan daerah memberikan sinyal kuat bahwa para penyintas bencana akan segera meninggalkan tenda darurat dan memulai kehidupan baru dengan rumah yang layak.

Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, melakukan peninjauan lapangan pada Senin (20/4/2026) dan menegaskan komitmen pemerintah untuk menyelesaikan huntara secepat mungkin. “Kami memastikan semua unit hunian sudah siap huni, lengkap dengan fasilitas dasar seperti listrik, air bersih, dan akses jalan,” ujar Tito Karnavian saat berkunjung ke Desa Tunyang.

Pengalaman Penyintas: Dari Duka Menjadi Senyum

Di antara para penghuni baru huntara, Kartini menjadi contoh nyata perubahan hidup. Dua bulan lalu, ia masih berada di tenda darurat bersama dua anaknya setelah kehilangan suami akibat banjir bandang. “Pak Tito menjanjikan huntara secepatnya. Sekarang, anak‑anak saya sudah bisa belajar dan bermain di rumah yang aman,” kata Kartini dengan mata berkaca‑kaca.

Ratusan keluarga lainnya mengungkapkan rasa syukur yang sama. Mereka tidak lagi harus khawatir akan cuaca buruk yang dapat merusak tenda atau kebocoran air. Dengan dinding bata dan atap genteng, huntara memberi rasa aman dan privasi yang sangat dibutuhkan setelah masa trauma.

Percepatan Pembangunan di Banjarnegara: Contoh Konsistensi Nasional

Di Pulau Jawa, pembangunan huntara di Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, juga menunjukkan kemajuan signifikan. Dari target 192 unit, sebanyak 114 unit sudah berdiri. Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, menuturkan bahwa progres kini sudah mencapai hampir 90 persen, dengan sisa 78 unit yang sedang dikejar penyelesaiannya.

Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara, Aji Piluroso, menambahkan bahwa selain bangunan, infrastruktur dasar seperti listrik dan jaringan air bersih sedang dipersiapkan. “Target kami dua bulan ke depan seluruh pembangunan selesai, sehingga warga dapat langsung menempati rumah baru mereka,” ujarnya.

Fasilitas Pendukung yang Dilengkapi

Berbagai fasilitas penunjang telah direncanakan untuk melengkapi huntara di kedua wilayah. Instalasi listrik akan diaktifkan segera setelah struktur selesai, sementara jaringan air bersih sudah melewati tahap awal dan kini berada pada fase distribusi ke masing‑masing unit. Akses jalan internal juga sedang dibangun agar mobilitas penduduk tidak terhambat.

Selain itu, ruang serbaguna dan area bermain anak dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup sosial. Fasilitas kesehatan dasar, seperti posyandu kecil, juga dipertimbangkan sebagai bagian dari upaya pemulihan jangka panjang.

Peran Pemerintah dan Dukungan Masyarakat

Pemerintah daerah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta lembaga non‑pemerintah berkolaborasi dalam penyediaan dana, tenaga kerja, dan material. Dukungan dari masyarakat luas, termasuk relawan dan donatur, turut mempercepat proses pembangunan.

Secara keseluruhan, percepatan huntara tidak hanya sekadar membangun rumah, melainkan menciptakan fondasi baru bagi komunitas yang sebelumnya terpuruk. Dengan rumah yang layak, keluarga dapat kembali menata kembali ekonomi rumah tangga, mengirim anak ke sekolah, dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ekonomi lokal.

Harapan besar kini menyelimuti Desa Lubuk Sidup, Pandanarum, dan wilayah‑wilayah terdampak lainnya. Penyintas menantikan harapan baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *