Keuangan.id – 04 April 2026 | Industri asuransi jiwa Indonesia mencatat lonjakan signifikan pada hasil investasinya di tahun 2025. Menurut pernyataan resmi Zurich Life, total pendapatan investasi mencapai Rp 47,32 triliun, melambungkan pertumbuhan sebesar 103,1 % dibandingkan tahun sebelumnya.
Lonjakan ini dipicu oleh kombinasi faktor, antara lain pemulihan pasar modal pasca‑pandemi, peningkatan alokasi aset pada instrumen berbunga tetap, serta diversifikasi ke sektor infrastruktur dan properti. Selain itu, kebijakan moneter yang lebih stabil dan suku bunga yang mendukung menambah daya tarik investasi obligasi pemerintah.
| Tahun | Hasil Investasi (Rp triliun) | Pertumbuhan YoY |
|---|---|---|
| 2024 | 23,20 | – |
| 2025 | 47,32 | 103,1 % |
Zurich Life menilai bahwa momentum positif ini dapat berlanjut selama perusahaan asuransi tetap fokus pada manajemen risiko yang ketat dan mengoptimalkan portofolio aset. Namun, mereka juga memperingatkan bahwa volatilitas global, terutama pada pasar energi dan geopolitik, dapat menjadi tantangan di tahun-tahun mendatang.
Para analis memperkirakan bahwa pertumbuhan investasi industri asuransi jiwa dapat stabil pada kisaran 5‑7 % per tahun setelah 2025, seiring dengan peningkatan penetrasi produk asuransi dan peningkatan tabungan nasabah.











