Keuangan.id – 03 Mei 2026 | Harga tiket pesawat kembali menguat menjelang liburan, menambah beban biaya bagi pelancong. Namun, menurut MSIG Indonesia, kenaikan tarif tidak serta-merta menurunkan permintaan asuransi perjalanan.
Volume Perjalanan Lebih Penting Daripada Harga Tiket
Manajemen MSIG menekankan bahwa pertumbuhan premi asuransi perjalanan dipengaruhi utama oleh volume perjalanan. Selama beberapa kuartal terakhir, meski tarif pesawat naik, jumlah penerbangan domestik dan internasional menunjukkan tren peningkatan, terutama pada rute wisata populer.
Faktor-faktor yang memperkuat penjualan asuransi antara lain:
- Kesadaran akan risiko kesehatan dan pembatalan selama pandemi.
- Kebijakan maskapai yang mewajibkan pembelian asuransi tambahan.
- Paket bundling tiket dan asuransi yang menawarkan diskon.
Data internal MSIG mencatat pertumbuhan premi sebesar 12% tahun ini dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sementara volume penumpang naik sekitar 8%.
Dengan strategi pemasaran yang menyoroti manfaat perlindungan selama perjalanan, perusahaan asuransi memperkirakan pertumbuhan tetap berkelanjutan meski harga tiket berfluktuasi.
