Keuangan.id – 07 Mei 2026 | Harga Minyak mengalami penurunan signifikan setelah pasar menilai peluang meredanya konflik Iran, yang selama ini menekan pasokan energi global.
Analisis para pelaku pasar menunjukkan bahwa ekspektasi penyelesaian atau de‑eskalasi perang di kawasan tersebut meningkatkan optimisme tentang kembalinya aliran minyak mentah dari wilayah Timur Tengah ke pasar internasional.
Faktor utama penurunan
- Harapan diplomasi yang lebih intensif antara pihak-pihak terkait.
- Berita tentang kemungkinan gencatan senjata sementara.
- Peningkatan produksi dari negara-negara OPEC+ sebagai penyangga pasokan.
Pergerakan harga terkini
| Waktu | Harga Brent (USD/barrel) | Harga WTI (USD/barrel) |
|---|---|---|
| 09:00 WIB | 84,30 | 80,10 |
| 12:00 WIB | 82,50 | 78,70 |
| 15:00 WIB | 81,20 | 77,40 |
Data di atas mencerminkan penurunan harga Brent sekitar 3,1% dan WTI hampir 3,3% dalam tiga jam terakhir. Penurunan ini memberi sinyal bahwa pasar mulai mempercayai adanya stabilisasi pasokan.
Para analis menilai, meski situasi geopolitik masih rawan, tren penurunan harga ini dapat berlanjut bila upaya diplomatik menunjukkan hasil konkret. Investor di sektor energi disarankan memantau perkembangan politik Iran serta kebijakan produksi OPEC+.
