Keuangan.id – 25 April 2026 | Pasar logam mulia mencatat pergerakan yang relatif tenang pada pekan ini, dengan harga emas mengintip naik tipis 0,6 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
Faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan
- Dolar AS melemah, memberikan tekanan turun pada harga logam berdenominasi dolar.
- Yield obligasi AS menurun, menurunkan daya tarik aset safe haven selain emas.
- Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran menambah volatilitas pasar global.
Implikasi bagi investor
Naiknya harga emas meski masih berada di level rendah relatif terhadap puncak historis menunjukkan potensi penyangga bagi portofolio yang mencari perlindungan nilai. Investor dapat mempertimbangkan penyesuaian alokasi pada logam mulia, terutama bila volatilitas pasar tetap tinggi.
Proyeksi ke depan
Jika tren pelemahan dolar dan penurunan yield AS berlanjut, harga emas berpotensi melanjutkan kenaikan moderat. Sebaliknya, stabilisasi hubungan AS-Iran atau kebijakan moneter ketat dapat menahan kenaikan lebih lanjut.











