Keuangan.id – 19 Mei 2026 |
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengekspresikan optimisme bahwa nilai tukar rupiah akan menguat pada bulan Juli dan Agustus 2026. Meskipun nilai tukar rupiah sempat mencapai Rp17.600 per dolar AS, Gubernur BI tetap yakin bahwa nilai tukar rupiah akan kembali menguat. Pada masa yang akan datang, BI akan terus memantau kondisi ekonomi dan melakukan evaluasi untuk menentukan kebijakan moneter yang tepat. Dengan demikian, nilai tukar rupiah diharapkan akan kembali stabil dan menguat. Gubernur BI juga menekankan pentingnya konsistensi dalam melakukan kebijakan moneter untuk mencapai tujuan perekonomian yang stabil.
