Keuangan.id – 02 Mei 2026 | Great Eastern Life Indonesia mencatat laba bersih sebesar Rp 548,84 miliar pada kuartal terakhir, mencatat lonjakan 157,1% dibandingkan tahun sebelumnya. Pencapaian ini menjadi sorotan utama setelah Direktur Keuangan perusahaan mengungkap faktor-faktor yang memengaruhi perolehan laba tahun ini.
Faktor-faktor yang memengaruhi laba
- Peningkatan premi baru: Penjualan produk asuransi jiwa dan kesehatan mengalami pertumbuhan signifikan, didorong oleh kampanye digital dan jaringan distribusi yang lebih luas.
- Digitalisasi layanan: Implementasi platform digital mempercepat proses underwriting dan klaim, mengurangi biaya operasional.
- Efisiensi biaya: Restrukturisasi internal serta optimalisasi biaya pemasaran berkontribusi pada margin yang lebih tinggi.
- Kebijakan regulasi: Penyesuaian tarif dan persyaratan modal yang menguntungkan meningkatkan profitabilitas perusahaan.
- Diversifikasi produk: Peluncuran produk unit-linked dan perlindungan kesehatan menambah sumber pendapatan yang stabil.
Strategi kunci keuangan
Direktur Keuangan menekankan tiga pilar utama: memperkuat manajemen risiko, memperluas basis nasabah melalui kanal digital, dan meningkatkan efisiensi investasi portofolio. Fokus pada aset-aset berpendapatan tetap dan alokasi pada instrumen pasar modal yang likuid diperkirakan akan menambah kontribusi laba di tahun berikutnya.
Dengan kombinasi faktor-faktor di atas, Great Eastern Life menargetkan pertumbuhan laba tahunan di atas 20% dalam jangka menengah, sekaligus mempertahankan posisi kompetitif di pasar asuransi Indonesia.











