GoTo Akui Danantara Masuk Sahamnya, Kepemilikan Masih di Bawah 1 Persen

GoTo Akui Danantara Masuk Sahamnya, Kepemilikan Masih di Bawah 1 Persen
GoTo Akui Danantara Masuk Sahamnya, Kepemilikan Masih di Bawah 1 Persen

Keuangan.id – 07 Mei 2026 | GoTo mengonfirmasi bahwa Danantara telah memiliki saham perusahaan dengan persentase di bawah satu persen, sebuah fakta yang muncul bersamaan dengan sorotan publik terhadap kebijakan potongan tarif bagi aplikator ojek online.

Latar Belakang Kepemilikan Saham

Isu Potongan Aplikator Ojek Online

Penjualan saham ini terjadi di tengah perdebatan regulator mengenai pembatasan potongan yang dapat diberikan kepada driver atau aplikator ojek online. Pemerintah telah mengusulkan aturan yang lebih ketat untuk melindungi pendapatan pengemudi, sehingga menimbulkan kekhawatiran di kalangan platform ride‑hailing. GoTo menyatakan bahwa kepemilikan Danantara tidak memengaruhi kebijakan tarif atau diskon yang diberikan kepada pengguna.

Dampak pada Pasar dan Investor

Pengakuan resmi ini diharapkan dapat menenangkan pasar yang sempat mengalami volatilitas setelah spekulasi muncul tentang potensi masuknya investor strategis baru. Analis pasar menilai bahwa kepemilikan di bawah 1 persen tidak akan mengubah arah kebijakan korporat GoTo, namun tetap menjadi indikator minat institusional terhadap ekosistem teknologi Indonesia.

Secara keseluruhan, GoTo menegaskan komitmen untuk tetap transparan kepada publik dan regulator, sambil terus mengembangkan layanan yang mencakup e‑commerce, fintech, serta layanan transportasi digital.

Exit mobile version