Kemenperin Ingatkan Krakatau Osaka Steel Penuhi Hak Karyawan

Kemenperin Ingatkan Krakatau Osaka Steel Penuhi Hak Karyawan
Kemenperin Ingatkan Krakatau Osaka Steel Penuhi Hak Karyawan

Keuangan.id – 09 Mei 2026 | PT Krakatau Osaka Steel (KOS) telah melakukan penutupan dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal kepada karyawannya. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menerima data PHK massal yang mendekati 200 orang.

Menurut Presiden KSPI Said Iqbal, salah satu penyebab PHK massal ini adalah karena konsumen PT KOS merupakan proyek IKN dan proyek jalan tol yang telah melambat dan cenderung berhenti, sehingga permintaan baja menurun.

Penyebab PHK Massal

Penyebab PHK massal ini juga disebabkan oleh produk PT KOS yang tidak bisa bersaing dengan harga barang impor baja dari China. Sehingga, perusahaan tidak bisa bertahan dan akhirnya tutup.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah memberikan penjelasan terkait penutupan PT Krakatau Osaka Steel (KOS) yang diakibatkan oleh kombinasi berbagai faktor.

Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif menyatakan pihaknya menyampaikan keprihatinan atas kondisi yang dialami PT KOS dan mengimbau perusahaan untuk memenuhi hak-hak pekerja yang terdampak sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Tanggapan Kemenaker

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah memahami bahwa keputusan penutupan PT KOS memberikan dampak sosial dan ekonomi yang tidak ringan.

Afriansyah juga menjelaskan bahwa kondisi ekonomi dunia masih penuh tantangan akibat perang dan gejolak geopolitik global. Namun, pemerintah meminta seluruh pihak tetap tenang menghadapi situasi tersebut.

Imbasnya terhadap Industri Baja

Direktur Program Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Esther Sri Astuti menyebut bahwa impor baja murah dari China telah membuat produsen dalam negeri kehilangan daya saing akibat tekanan harga yang sulit diimbangi.

Esther juga menjelaskan bahwa produk impor dengan harga di bawah nilai wajar (dumping) menguasai pasar domestik, menggeser produk lokal. Akibatnya, banyak industri baja nasional terpaksa menurunkan kapasitas produksi karena stok menumpuk dan penjualan melemah.

Esther meminta pemerintah segera mengambil langkah perlindungan, baik melalui pembatasan impor maupun pemberian subsidi kepada industri baja nasional agar tidak semakin terpuruk.

Kesimpulan dari penutupan PT Krakatau Osaka Steel dan PHK massal ini adalah bahwa pemerintah perlu mengambil langkah-langkah untuk melindungi industri baja nasional dan memenuhi hak-hak pekerja yang terdampak.

Exit mobile version