Berita  

Gempa Susulan Guncang Bitung, Ternate, dan Bogor: Dampak, Statistik, dan Tindakan BMKG Hari Ini

Gempa Susulan Guncang Bitung, Ternate, dan Bogor: Dampak, Statistik, dan Tindakan BMKG Hari Ini
Gempa Susulan Guncang Bitung, Ternate, dan Bogor: Dampak, Statistik, dan Tindakan BMKG Hari Ini

Keuangan.id – 03 April 2026 | Pada dini hari tanggal 3 April 2026, wilayah Sulawesi Utara kembali diguncang serangkaian gempa susulan setelah gempa utama berkekuatan magnitude 7,6 yang terjadi pada 2 April 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat total 299 gempa susulan, dengan yang terkuat mencapai magnitude 5,0 pada pukul 00.10 WIB. Pusat gempa terletak 126 km tenggara Bitung, pada kedalaman dangkal 22 km, dan diperkirakan merupakan tipe thrust fault.

Detail Gempa Susulan di Bitung

Menurut pernyataan Plt Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, rentetan gempa susulan ini merupakan aftershock dari gempa utama yang mengguncang Pulau Batang Dua pada pukul 06.48 WIB, 2 April 2026. Magnitudo aftershock beragam, mulai dari M1,7 hingga M5,8, dengan intensitas terasa di wilayah Batang Dua mencapai III pada skala Modified Mercalli Intensity (MMI). Warga melaporkan getaran seolah ada truk besar melintas, namun tidak ada laporan kerusakan struktural signifikan atau potensi tsunami.

BMKG menegaskan bahwa gempa susulan tidak menimbulkan ancaman tsunami, berdasarkan hasil pemodelan terbaru. Pihak berwenang mengimbau masyarakat tetap tenang, memeriksa kondisi bangunan, dan menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi.

Gempa di Ternate

Pada malam 2 April 2026 pukul 23:33:55 WIB, BMKG mencatat gempa dengan magnitude 4,2 yang berpusat di laut 111 km barat Ternate, pada kedalaman 18 km. Koordinat gempa berada pada 1.14° LU dan 126.44° BT. Gempa ini tidak berpotensi tsunami dan dirasakan dengan intensitas II‑III MMI di daerah sekitar Batang. Meskipun terasa ringan, gempa ini menambah daftar aktivitas seismik signifikan yang terjadi di Indonesia dalam seminggu terakhir, yang totalnya mencapai 32 kejadian.

Gempa Susulan di Kabupaten Sukabumi dan Bogor

Sementara itu, wilayah Jawa Barat juga mengalami gempa susulan berulang kali. BMKG melaporkan bahwa Kabupaten Sukabumi dan Bogor diguncang gempa susulan setelah gempa utama magnitude 4,0 yang melanda Sukabumi pada 20 September 2025. Pada 3 April 2026, laporan menyebutkan adanya getaran dan kerusakan minor, termasuk satu warga tertimpa plafon di Bogor. Meskipun intensitasnya terbatas, kejadian ini mempertegas perlunya kesiapsiagaan terus‑menerus di daerah rawan gempa.

Respons Pemerintah dan Penanganan Darurat

Pemerintah daerah Sulawesi Utara, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bitung, melaporkan kerusakan pada kantor Walikota, BPBD, dan beberapa rumah warga. Tim reaksi cepat telah dikerahkan untuk menilai kerusakan struktural dan membantu evakuasi korban. Pada 2 April 2026, BNPB meminta penetapan status tanggap darurat untuk mempercepat bantuan kemanusiaan.

Selain itu, Menteri PMK Pratikno menekankan pentingnya pendataan dan evakuasi korban secara cepat serta koordinasi lintas lembaga. Upaya mitigasi termasuk penyuluhan tentang tindakan saat gempa, pengecekan kekuatan bangunan, dan penyiapan jalur evakuasi.

Data Gempa Terkini di Indonesia

  • Bitung: 299 aftershock, M5,0 (puncak), kedalaman 22 km.
  • Ternate: M4,2, kedalaman 18 km, intensitas II‑III MMI.
  • Sukabumi‑Bogor: Aftershock berulang, gempa utama M4,0 (2025), kerusakan ringan.
  • Total gempa signifikan dalam seminggu terakhir: 32 kejadian dengan magnitudo 1,7‑7,6.

BMKG terus memantau aktivitas tektonik di seluruh kepulauan, memperbaharui model prediksi tsunami, dan mengedukasi publik agar tidak terpengaruh oleh hoaks yang beredar di media sosial.

Secara keseluruhan, meskipun gempa susulan tidak menimbulkan ancaman tsunami atau kerusakan masif, fenomena seismik yang terus berlangsung menegaskan pentingnya kesiapsiagaan, pemeriksaan bangunan, dan koordinasi penanggulangan bencana di tingkat nasional maupun daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *