France Tundukkan Colombia 3-1 dalam Uji Coba Persahabatan, Dua Gol Doué Bikin Les Bleus Semakin Mantap Menuju Piala Dunia 2026

France Tundukkan Colombia 3-1 dalam Uji Coba Persahabatan, Dua Gol Doué Bikin Les Bleus Semakin Mantap Menuju Piala Dunia 2026
France Tundukkan Colombia 3-1 dalam Uji Coba Persahabatan, Dua Gol Doué Bikin Les Bleus Semakin Mantap Menuju Piala Dunia 2026

Keuangan.id – 30 Maret 2026 | Senin, 30 Maret 2026, Stadion Northwest di Maryland, Amerika Serikat menjadi saksi pertarungan persahabatan antara Timnas Prancis dan Timnas Colombia. Dalam pertandingan yang berlangsung dengan intensitas tinggi, Les Bleus berhasil menorehkan kemenangan meyakinkan 3-1, dengan Desire Doué mencetak dua gol (brace) dan Marcus Thuram menambahkan satu gol lagi. Gol tunggal Colombia dicetak oleh Jaminton Campaz pada menit ke‑77.

Pertandingan dimulai dengan kedua tim menampilkan strategi rotasi. Pelatih Didier Deschamps menurunkan skuad yang sebagian besar terdiri dari pemain lapis kedua, menyisakan nama‑nama besar seperti Kylian Mbappé, Michael Olise, dan Aurelien Tchouaméni di bangku cadangan. Tujuannya jelas: menguji kedalaman skuad sekaligus memberi kesempatan kepada talenta muda untuk menunjukkan kualitas mereka di panggung internasional.

Jalannya Laga

Gol pertama muncul pada menit ke‑29 melalui aksi Desire Doué. Setelah serangan singkat dari sisi kanan, Doué menemukan ruang di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan keras ke sudut kanan bawah gawang Colombia, membuat kiper Brice Samba tak berdaya. Empat menit kemudian, Marcus Thuram memperlebar keunggulan Prancis dengan sundulan tajam hasil umpan Maghnes Akliouche. Sundulan tersebut melengkung melewati kiper Alvaro Montero, menjadikan skor 2‑0.

Babak pertama berakhir dengan Prancis menguasai bola dan mengontrol tempo pertandingan. Statistik penguasaan bola mencatat 55 % untuk Prancis dibandingkan 45 % untuk Colombia, sementara peluang tembakan mengarah ke 14 tembakan Prancis (5 mengarah ke gawang) dan 13 tembakan Colombia (5 mengarah ke gawang).

Memasuki babak kedua, Deschamps tidak mengurangi intensitas. Pada menit ke‑56, Doué kembali menjadi penentu, kali ini memanfaatkan umpan cepat dari Thuram. Doué berlari menembus pertahanan Colombia dan mengeksekusi tembakan akhir yang kembali menampar gawang, menjadikan skor 3‑0. Colombia tidak tinggal diam; mereka mencoba bangkit melalui serangan balik, namun Brice Samba terus menunjukkan penampilan gemilang, menolak setiap peluang yang datang.

Gol balasan Colombia tercipta pada menit ke‑77. Jaminton Campaz menerima umpan silang dari Jefferson Lerma, menyeberang ke dalam kotak penalti, dan menempatkan bola tepat di sudut kiri gawang. Gol ini memberi harapan singkat bagi Colombia, namun waktu tidak cukup bagi mereka untuk menyamakan kedudukan sebelum peluit akhir dibunyikan.

Performansi Individu dan Taktik

Desire Doué menjadi bintang lapangan dengan brace pertamanya untuk tim nasional. Kedua golnya menunjukkan kombinasi kecepatan, ketepatan posisi, dan insting penyelesaian yang tajam. Marcus Thuram juga tampil impresif, tidak hanya mencetak gol, tetapi juga berperan sebagai penghubung antara lini tengah dan serangan.

Di sisi lain, Kylian Mbappé yang masuk pada menit ke‑78 gagal menambah angka pada papan skor. Upayanya untuk mengejar rekor gol internasional terhalang oleh keputusan offside yang mematahkan gol potensialnya pada menit ke‑79. Meskipun demikian, penampilannya tetap memberikan tekanan pada pertahanan Colombia.

Strategi Deschamps menekankan pressing tinggi dan pergerakan cepat pada sayap, dengan Maghnes Akliouche dan Rayan Cherki berusaha membuka ruang bagi Doué dan Thuram. Rotasi pemain juga memberi gambaran bahwa Prancis memiliki kedalaman skuad yang dapat diandalkan menjelang Piala Dunia 2026.

Implikasi Menuju Piala Dunia 2026

Kemenangan ini menandai kemenangan kedua beruntun Prancis dalam rangkaian laga uji coba di Amerika Serikat, setelah mengalahkan Brasil 2‑1 seminggu sebelumnya. Hasil positif ini menjadi modal penting bagi Les Bleus menjelang fase grup Piala Dunia 2026 yang akan dimulai pada Juni mendatang.

Deschamps dijadwalkan mengadu strategi dengan tim lain pada awal Juni, termasuk laga melawan Pantai Gading pada 4 Juni. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi batu loncatan terakhir sebelum turnamen utama, memberikan kesempatan bagi pemain cadangan untuk mengukir tempat di skuad utama.

Secara statistik, Prancis mencatat persentase penguasaan bola 54,9 % dan menciptakan tiga peluang jelas, sementara Colombia mengandalkan serangan balik yang lebih lambat namun tetap berbahaya melalui James Rodriguez dan Luis Diaz. Kedua tim menunjukkan kualitas teknis, namun eksekusi akhir Prancis berada di level yang lebih tinggi.

Dengan performa ini, Prancis dapat menatap turnamen mendatang dengan keyakinan bahwa kombinasi antara pemain senior berpengalaman dan generasi muda yang sedang naik daun mampu bersaing melawan tim‑tim kuat lainnya.

Secara keseluruhan, laga persahabatan ini tidak hanya memberikan hasil akhir yang memuaskan bagi Prancis, tetapi juga menegaskan kesiapan taktis dan mental tim menjelang Piala Dunia 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *