Keuangan.id – 01 April 2026 | Islambad – Pada pertandingan penutup kampanye kualifikasi Piala Asia AFC 2027, timnas sepak bola Pakistan harus menelan kekalahan 2-1 dari Myanmar di Jinnah Stadium, menutup grup E dengan hanya dua poin dari enam laga.
Arahan Laga di Babak Pertama
Pakistan memulai pertandingan dengan intensitas tinggi. Kapten Alamgir Ghazi menjadi motor serangan pertama, melepaskan tembakan jarak jauh yang menuntun kiper Myanmar, Zin Nyi Nyi Aung, melakukan penyelamatan penting. Sekitar menit ke-20, Ali Uzair berhasil mengirimkan kepala ke tiang gawang lawan, namun Shayak Dost gagal menuntaskan peluang.
Usaha serangan terus berlanjut, namun kedua belah pihak belum mampu memecah kebuntuan hingga jeda istirahat. Statistik menunjukkan Pakistan menciptakan 7 peluang tembakan, sementara Myanmar menghasilkan 5 peluang di babak pertama.
Kesalahan Fatal dan Gol Pertama
Setelah peluit dimulai kembali, gol pertama tercipta dalam hitungan detik. Saqib Hanif, kiper Pakistan, gagal mengolah umpan balik dari bek, sehingga bola meluncur ke dalam gawangnya sendiri. Gol bunuh diri ini memberi Myanmar keunggulan 1-0 pada menit ke-46.
Myanmar memperkuat keunggulannya pada menit ke-59 lewat aksi cepat Than Paing. Bek Myanmar memotong jebakan offside, menerima umpan silang rendah dari sisi kanan, dan mengeksekusi tembakan yang tak terhalang oleh pertahanan Pakistan.
Usaha Bangkit Pakistan dan Gol Penyelamat
Terdesak dua gol, pelatih asal Peru, Nolberto Solano, memerintahkan timnya untuk meningkatkan tekanan. Di menit-menit akhir, Tufail Shinwari mengirimkan umpan silang tepat ke tengah kotak penalti, dimana Shayak Dost berhasil mengarahkan kepala ke gawang, mencetak gol pada menit ke-90. Gol ini menjadi gol pertama Pakistan sejak Etzaz Hussain melawan Afghanistan di kandang.
Sayangnya, kegembiraan hanya bertahan singkat. Junaid Shah, pemain tengah Pakistan, harus meninggalkan lapangan karena cedera setelah semua pergantian pemain habis, sehingga tim harus bertahan dengan sepuluh pemain hingga akhir laga.
Analisis Taktik dan Penampilan Pemain
Solano menekankan pentingnya disiplin pertahanan, namun tekanan menyerang yang tinggi membuat lini belakang Pakistan terkadang tergerus. Saqib Hanif menjadi sorotan negatif setelah gol bunuh diri, sementara Shayak Dost mendapat pujian atas gol penyeimbang.
Myanmar menampilkan permainan kolektif yang rapi, dengan Zin Nyi Nyi Aung menunjukkan refleks yang baik setelah gol pertama. Than Paing menjadi pahlawan dengan gol kedua yang menegaskan keunggulan tim tamu.
Dampak pada Klasemen Grup E
| Tim | Poin | Selisih Gol |
|---|---|---|
| Syria | 15 | +8 |
| Myanmar | 12 | +5 |
| Pakistan | 2 | -9 |
| Tim Lain | … | … |
Dengan hasil ini, Myanmar mengamankan posisi kedua dan tetap dalam perburuan tiket akhir, sementara Pakistan harus menelan kegagalan kampanye dengan catatan dua poin. Meskipun demikian, beberapa momen menunjukkan potensi pemain muda yang dapat dikembangkan untuk siklus selanjutnya.
Ke depan, timnas Pakistan diperkirakan akan melakukan evaluasi menyeluruh, memperbaiki koordinasi pertahanan, dan memanfaatkan peluang menyerang secara lebih efektif. Sementara Myanmar dapat melanjutkan momentum positifnya menjelang putaran berikutnya.











