Keuangan.id – 07 Mei 2026 | Manchester City kini berada dalam posisi yang tidak menguntungkan di papan klasemen Premier League. Setelah menelan kekalahan tipis melawan Everton pada pekan ke-31, Pep Guardiola harus menghadapi tekanan kuat dari rival utama, terutama Arsenal yang terus memperlebar jarak.
Kondisi Klasemen Saat Ini
Per 5 Mei 2026, Manchester City menempati posisi ketiga dengan 71 poin, tertinggal 5 poin dari pemuncak klasemen Arsenal yang telah mengumpulkan 76 poin. Everton berada di posisi keempat dengan 69 poin, hanya dua poin di atas City. Selisih poin ini menjadikan setiap laga berikutnya krusial bagi City untuk tetap berada dalam persaingan gelar.
Performa Manchester City
Kemenangan awal musim dan dominasi penguasaan bola tidak lagi menjamin kemenangan otomatis. Kekalahan melawan Everton menandai hari pertama City tersandung dalam fase akhir kompetisi. Sementara serangan mereka masih produktif, pertahanan terkadang rentan, terbukti dari kebobolan dua gol di Old Trafford.
- Gol terbanyak: 78 (Kevin De Bruyne, Erling Haaland)
- Gol kebobolan: 31
- Rata‑rata penguasaan bola: 62%
Statistik ini menunjukkan bahwa meski ofensif tetap tajam, lapisan pertahanan menjadi titik lemah yang perlu diperbaiki menjelang akhir musim.
Arsenal Menggempur Posisi Puncak
Sementara City bergulat dengan kekalahan, Arsenal terus menambah poin secara konsisten. Kemenangan melawan Liverpool dan hasil imbang melawan Tottenham menambah kepercayaan diri mereka. Pelatih Mikel Arteta menekankan pentingnya mentalitas kemenangan, dan kini Arsenal berada selangkah lebih maju dalam perburuan trofi.
Pertaruhan di Laga Mendatang
Jadwal sisa musim menampilkan pertemuan penting: City akan menghadapi Tottenham pada 12 Mei, diikuti oleh duel melawan Chelsea pada 18 Mei. Kedua laga tersebut menjadi kesempatan bagi City untuk mengejar ketertinggalan. Namun, Arsenal juga memiliki jadwal yang menguntungkan, termasuk pertandingan melawan Newcastle pada 13 Mei.
Analisis Statistik dan Prediksi
Jika City berhasil memenangkan dua laga berikutnya, mereka dapat menutup jarak dengan Arsenal menjadi satu poin sebelum pertandingan terakhir. Namun, setiap hasil imbang atau kekalahan akan mengamankan posisi Arsenal di puncak. Analisis berbasis Expected Goals (xG) menunjukkan bahwa City masih memiliki keunggulan dalam peluang menyerang, namun pertahanan harus meningkatkan konsistensi.
Secara keseluruhan, klasemen Man City berada pada titik kritis. Pep Guardiola dan skuadnya harus mengoptimalkan strategi defensif, sambil mempertahankan kekuatan serangan untuk menantang Arsenal hingga laga final musim.











