Keuangan.id – 19 April 2026 | Sabtu (18/4/2026) menjadi hari yang penuh emosi bagi pecinta sepak bola Liga 2 Championship 2025/2026. Di satu sisi, Persipura Jayapura berhasil mengamankan kemenangan penting melawan Persiba Balikpapan, sementara di sisi lain, Persiba harus menelan kekecewaan setelah hanya mampu menahan imbang 3-3 di kandang melawan Barito Putera. Kedua peristiwa ini menambah dinamika persaingan klasemen, terutama menjelang putaran akhir musim.
Persipura Jayapura Raih Tiga Poin, Leonard Tupamahu Mengkritik Persiba
Di Stadion Pendidikan Nasional, Persipura menampilkan permainan agresif sejak peluit pertama. Gol pembuka datang dari serangan balik cepat melalui Sayuti, yang menembus pertahanan Persiba pada menit ke-12. Kedua gol berikutnya dicetak oleh Leonard Tupamahu, yang mencetak gol balasan pada menit ke-27 dan menambah satu assist pada gol penutup di menit ke-68. Kemenangan 2-0 ini meningkatkan posisi Persipura ke peringkat tiga, menyalakan harapan promosi ke Liga 1.
Setelah pertandingan, Leonard Tupamahu menegaskan kekecewaannya terhadap performa Persiba di kandang. “Saya rasa Persiba memiliki potensi, tapi mereka belum mampu memanfaatkan keunggulan bermain di rumah. Mereka harus lebih konsisten, terutama dalam mengelola tekanan di menit-menit akhir,” ujar Tupamahu dalam konferensi pers. Kritik tersebut mencerminkan keprihatinan banyak pihak terhadap tren menurun Persiba, yang baru-baru ini harus puas dengan hasil imbang melawan Barito Putera.
Drama Enam Gol di Banjarmasin: Persiba vs Barito Putera
Pertandingan antara Persiba Balikpapan melawan Barito Putera di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, berlangsung sengit dan penuh drama. Kedua tim saling bertukar serangan, menghasilkan total enam gol dalam 90 menit. Persiba membuka keunggulan lewat gol bunuh diri Fabiano Bertrame pada menit ke-18. Namun, keunggulan tersebut segera terhapus oleh Alexandro Barito Putera pada menit ke-43, sebelum Fabiano menebus kesalahannya dengan gol tendangan bebas dua menit kemudian.
Kejadian selanjutnya menambah ketegangan. Barito Putera kembali memimpin lewat gol cepat di menit ke-55, namun Persiba bangkit kembali melalui serangan balik yang dipimpin oleh striker Andri Setiawan pada menit ke-70. Kedua tim kembali menyamakan kedudukan di menit ke-80, sebelum akhirnya gol penentu tercipta pada menit ke-89 ketika Barito Putera memanfaatkan kesalahan pertahanan Persiba untuk mencetak gol kemenangan kedua mereka. Hasil akhir 3-3 mencerminkan ketangguhan kedua tim, namun juga menegaskan kegagalan Persiba untuk mengamankan tiga poin di rumah.
Implikasi Klasemen dan Tantangan Kedepan
- Persipura Jayapura: Dengan tiga poin tambahan, Persipura kini berada di posisi tiga klasemen dengan 31 poin, selisih dua poin dari pemuncak klasemen.
- Persiba Balikpapan: Hasil imbang melawan Barito Putera menahan Persiba di posisi tengah klasemen, dengan total 22 poin, menempatkan mereka dalam zona berbahaya yang harus dihindari.
- Barito Putera: Kemenangan tipis memperkuat posisi mereka di zona promosi, menambah tekanan pada tim-tim lain yang bersaing.
Para analis sepak bola menilai bahwa konsistensi menjadi kunci bagi tim-tim yang berambisi naik kelas. Persipura, yang menunjukkan pertahanan solid dan serangan tajam, tampaknya memiliki kombinasi yang tepat. Sementara itu, Persiba harus memperbaiki koordinasi lini belakang dan menambah efektivitas lini serang dalam mengubah peluang menjadi gol.
Reaksi Fans dan Media
Suporter Persipura menyambut kemenangan dengan sorakan meriah, sekaligus mengharapkan tim tetap fokus hingga akhir musim. Di sisi lain, suporter Persiba mengekspresikan kekecewaan lewat media sosial, menuntut manajemen klub melakukan evaluasi mendalam terhadap taktik pelatih dan kebijakan transfer.
Media olahraga lokal menyoroti bahwa drama 6 gol di Banjarmasin menjadi salah satu laga paling menghibur musim ini, sekaligus menjadi peringatan bagi tim-tim yang masih bergulat dengan konsistensi. Kritik Leonard Tupamahu terhadap Persiba dipandang sebagai panggilan untuk bangkit kembali, mengingat persaingan di Liga 2 semakin ketat.
Dengan sisa beberapa pertandingan lagi, setiap poin menjadi krusial. Persipura bertekad memperkuat posisi mereka, sementara Persiba harus mencari cara cepat untuk mengubah hasil imbang menjadi kemenangan, demi menghindari relegasi. Pertarungan di lapangan akan terus menghasilkan cerita-cerita dramatis yang menegangkan bagi para penggemar sepak bola Indonesia.
