Keuangan.id – 12 Maret 2026 | Jakarta – Seorang dokter muda yang dikenal publik, Kamelia, mengaku terkejut dan hancur hati setelah menerima surat pernyataan putus cinta yang dikirim oleh Ammar Zoni, mantan kekasihnya, dari dalam Rutan Cipinang, Jakarta Timur. Surat tersebut diserahkan melalui adik Ammar, Aditya Zoni, pada tanggal 5 Maret 2026.
Latar Belakang Hubungan
Kamelia, 32 tahun, dikenal sebagai dokter spesialis kulit yang aktif mengisi acara talkshow kesehatan. Ammar Zoni, 34 tahun, merupakan tokoh publik yang pernah terlibat kasus hukum dan kini menjalani hukuman di Rutan Cipinang. Kedua insan ini diketahui menjalin hubungan asmara selama kurang lebih satu tahun, dengan kedekatan yang sering tampil di media sosial.
Surat Pernyataan Putus
Menurut keterangan Kamelia yang diwawancarai di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, surat tersebut berisi pernyataan resmi Ammar bahwa mulai 5 Maret 2026, “saya sudah tidak ada hubungan lagi dengan dokter dan Bu Titiek sebagai ibu angkatnya.” Kamelia menambahkan, ia meragukan keabsahan surat tersebut karena tulisan tangan yang dipergunakan terasa tidak konsisten dengan gaya menulis Ammar.
Reaksi Kamelia
Meski berusaha tegar, Kamelia mengaku “menangis seharian” setelah membaca isi surat. Ia menyatakan masih merasa bingung karena hubungan mereka “sebelumnya baik‑baik saja” dan tidak pernah mendengar indikasi pemutusan sebelumnya. Kamelia menegaskan bahwa ia belum menerima klarifikasi resmi dari Ammar dan masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.
Penolakan Ammar Zoni
Sementara itu, melalui pernyataan yang disampaikan oleh kuasa hukum Ammar, mantan kekasih Kamelia membantah keras telah menulis atau mengirim surat tersebut. Menurut pernyataan itu, “Ada pihak yang sengaja meneror dan memanipulasi situasi agar hubungan kami berakhir.” Pernyataan ini muncul setelah laporan media menampilkan foto surat yang diyakini berasal dari Ammar.
Spekulasi Publik dan Media
Kasus ini memicu perdebatan di media sosial. Beberapa netizen menduga adanya tekanan eksternal dari pihak penjara atau kelompok tertentu yang ingin memanfaatkan situasi pribadi Ammar. Lainnya menilai bahwa Kamelia mungkin sedang memanfaatkan popularitasnya untuk menambah exposure.
- Surat dikirim lewat adik Ammar, Aditya Zoni.
- Tanggal pengiriman: 5 Maret 2026.
- Lokasi penulisan: Rutan Cipinang, Jakarta Timur.
- Kamelia belum menerima konfirmasi tertulis lain dari Ammar.
- Ammar melalui kuasa hukum membantah pengiriman surat.
Langkah Selanjutnya
Kamelia berencana menuntut klarifikasi tertulis dari Ammar atau perwakilan hukumnya. Sementara itu, tim hukum Ammar menyatakan siap memberikan bukti yang menunjukkan bahwa surat tersebut tidak berasal dari klien mereka. Kedua belah pihak tampaknya akan melanjutkan proses komunikasi secara resmi, mengingat publikasi kasus ini telah menarik perhatian luas.
Kasus ini menyoroti betapa rapuhnya hubungan pribadi di tengah sorotan publik, terutama bila salah satu pihak berada dalam status tahanan. Dengan perkembangan yang masih berlanjut, publik menantikan pernyataan resmi selanjutnya dari kedua belah pihak.











