Keuangan.id – 03 April 2026 | Rumah tangga selebriti Angga Wijaya dan Ana Nurul Kamaria resmi berada di ujung tanduk setelah sang istri mengajukan gugatan cerai pada 27 Maret 2026. Pasangan yang telah menikah selama dua tahun itu sebelumnya sering menampilkan momen harmonis di media sosial, bahkan mengunggah foto babymoon ke Thailand yang menjadi buah bibir publik.
Berita gugatan cerai itu menghebohkan netizen, mengingat popularitas keduanya dalam industri hiburan. Angga, mantan suami penyanyi kontroversial Dewi Perssik, kini harus menghadapi tuduhan perceraian yang datang di tengah sorotan publik. Pada saat yang sama, Dewi Perssik memanfaatkan momen tersebut untuk mengeluarkan pernyataan di Instagram yang menyinggung kemungkinan pengkhianatan, meski tidak menyebut nama secara langsung.
Chronology of Events
- 03 Apr 2026: IDN Times menayangkan laporan lengkap mengenai gugatan cerai Angga Wijaya dan Nurul Kamaria, menyoroti foto babymoon di Thailand dan reaksi publik.
- 27 Mar 2026: Nurul Kamaria mengajukan gugatan cerai secara resmi di pengadilan, menandai akhir hubungan dua tahun mereka.
- 30 Mar 2026: Dewi Perssik mengunggah tulisan di Instagram yang mengkritik orang yang mengkhianati pasangan baru, menimbulkan spekulasi bahwa ia menyindir Angga.
- 02 Apr 2026: Nurul Kamaria muncul di acara televisi “Pagi-Pagi Ambyar” dan meminta maaf secara langsung kepada Dewi Perssik atas ucapan-ucapan masa lalu yang mungkin menyinggung.
Permintaan maaf Nurul Kamaria di televisi menambah lapisan drama baru. Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan rasa terima kasih dan permintaan maaf atas nama suaminya, Angga, yang pernah terlibat dalam perseteruan dengan Dewi Perssik. Nurul menyatakan, “Ya aku juga makasih banyak, aku minta maaf juga atas nama Aa’ kalau Aa’ ada salah sama Kak Dewi,” menegaskan bahwa semua pihak manusia tidak luput dari kesalahan.
Dewi Perssik merespon dengan kejujuran, mengaku merasa Nurul ikut campur urusan pribadinya dengan Angga. Namun, Nurul berupaya menjelaskan bahwa komentar pedas yang pernah ia tulis di media sosial ditujukan kepada mantan kekasihnya, bukan kepada Dewi. “Aku kan punya mantan Kak, yang aku story pakai baju tidur, itu memang aku khususkan untuk mantan aku,” jelasnya.
Reaksi Netizen dan Media
Netizen langsung mengirimkan komentar beragam, mulai dari simpati kepada Nurul hingga dukungan untuk Angga. Beberapa pengguna media sosial menilai bahwa pernyataan Dewi Perssik mencerminkan rasa sakit lama yang belum selesai, sementara yang lain menilai bahwa permintaan maaf Nurul menunjukkan sikap dewasa dalam mengatasi konflik.
Berita tentang gugatan cerai juga muncul di platform lain seperti MSN dan Suara.com, meskipun sebagian konten masih dalam tahap loading atau memerlukan aktivasi JavaScript. Meskipun demikian, eksposur yang luas menandakan tingginya minat publik terhadap dinamika pribadi selebriti ini.
Analisis Potensi Dampak Karier
Para pengamat industri hiburan memperkirakan bahwa skandal perceraian ini dapat memengaruhi citra publik Angga Wijaya. Sebagai figur publik yang pernah terlibat dalam hubungan dengan Dewi Perssik, Angga kini berada dalam sorotan ganda: masalah pribadi dengan istri baru serta sejarah hubungannya dengan mantan istri. Sementara itu, Nurul Kamaria, yang masih relatif baru dalam dunia hiburan, dapat memanfaatkan permintaan maafnya sebagai upaya memperbaiki reputasi dan menegaskan kedewasaan pribadi.
Dewi Perssik, di sisi lain, tampaknya tidak berniat mundur dari drama ini. Dengan menyinggung Angga secara tidak langsung, ia tetap mempertahankan relevansi di media sosial dan menegaskan bahwa masa lalu masih menjadi bagian penting dalam narasi publiknya.
Secara keseluruhan, peristiwa ini menyoroti bagaimana kehidupan pribadi selebriti kini menjadi konsumsi publik yang intens. Setiap unggahan, pernyataan, atau penampilan di televisi dapat memicu spekulasi luas, menuntut para tokoh publik untuk lebih berhati-hati dalam mengelola citra mereka.
Meski proses hukum masih berjalan, harapan publik tetap pada penyelesaian yang damai dan adil bagi semua pihak. Pengungkapan fakta secara terbuka dan sikap saling menghormati di antara para tokoh dapat menjadi contoh positif dalam menyikapi konflik pribadi di depan mata publik.











