Keuangan.id – 14 April 2026 | Jong Ajax mengalami salah satu momen paling menegangkan dalam sejarahnya pada pertandingan ke-24 musim Divisi Keuken Kampioen melawan TOP Oss, ketika kapten muda berusia 19 tahun, Mylo van der Lans, harus dilarikan keluar lapangan dengan tandu setelah mengalami cedera pergelangan kaki yang parah.
Insiden yang Mengubah Laju Pertandingan
Pada menit ke-69, van der Lans berhasil menangkis tendangan berbahaya dari penyerang TOP Oss, Siriné Doucouré. Saat berusaha menghalau bola, ia bertubrukan keras dengan pemain lawan dan pergelangan kakinya terkilir dengan sangat kuat. Meskipun sempat menerima perawatan singkat di pinggir lapangan, keputusan medis akhirnya memaksa pemain berbakat ini keluar dengan tandu, meninggalkan suasana tegang di stadion.
Pengaruh Cedera terhadap Jong Ajax
Van der Lans, yang telah menorehkan 24 penampilan musim ini dan beberapa kali dipanggil ke skuad utama Ajax, merupakan tulang punggung lini belakang Jong Ajax. Kehilangan bek tengah berusia 19 tahun ini tidak hanya mengurangi kedalaman pertahanan, tetapi juga menurunkan moral tim di tengah perjuangan untuk mengamankan posisi aman di klasemen.
Pada menit ke-49, TOP Oss berhasil mencetak gol pertama melalui Leonel Miguel, membuat skor 0‑1. Setelah cedera van der Lans, Jong Ajax tak mampu membalikkan keadaan, dan pertandingan berakhir dengan kemenangan tipis 0‑2 bagi TOP Oss. Kekalahan ini menambah tekanan pada Jong Ajax yang sedang bersaing ketat dengan tim-tim lain di grup.
Konstelasi Tim Reserve Lain di Liga
Sementara Jong Ajax berjuang, beberapa tim cadangan lainnya juga menunjukkan performa yang beragam. Jong PSV, misalnya, berhasil meraih kemenangan 0‑2 atas Jong AZ berkat dua gol muda berbakat, Austyn Jones, berusia 17 tahun. Di sisi lain, tim cadangan Ajax lainnya yang dipimpin Don‑Angelo Konadu tidak mampu menahan serangan TOP Oss dan kalah 1‑2 dalam laga yang sama.
Vitesse, yang sedang menargetkan tempat di play‑offs promosi, mencatat kemenangan meyakinkan 3‑0 atas Jong FC Utrecht pada pertandingan di Stadion Galgenwaard. Penampilan gemilang Nino Zonneveld serta kontribusi gol dari Adam Tahaui dan Omar Achouitar menegaskan ambisi Vitesse untuk kembali ke Eredivisie meski masih berada di bawah tekanan administratif.
Latar Belakang Musim Jong Ajax
- 24 penampilan pemain muda di Divisi Keuken Kampioen.
- Beberapa pemain telah dipanggil ke skuad utama Ajax, menunjukkan potensi tinggi.
- Posisi klasemen menengah, bersaing dengan Jong PSV, Jong FC Utrecht, dan tim reserve lainnya.
- Ketergantungan pada pemain berusia 18‑20 tahun menjadikan cedera serius seperti yang dialami van der Lans sangat berbahaya.
Reaksi dan Langkah Kedepan
Pelatih Jong Ajax, yang tidak disebutkan namanya dalam laporan, menyatakan keprihatinan mendalam atas cedera kaptennya. Ia menegaskan bahwa tim akan melakukan rotasi pemain dan memberi kesempatan kepada pemain muda lain untuk mengisi kekosongan di lini belakang. “Kami harus tetap fokus pada tujuan bersama, meski harus berhadapan dengan tantangan fisik,” ujar sang pelatih dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Para penggemar Ajax di media sosial turut mengirimkan doa dan harapan agar Mylo van der Lans dapat pulih dengan cepat. Banyak yang menyoroti pentingnya penanganan medis yang tepat dan pemulihan yang tidak terburu‑buru, mengingat usia pemain yang masih sangat muda.
Kesimpulan
Insiden cedera Mylo van der Lans menjadi sorotan utama dalam pertandingan Jong Ajax melawan TOP Oss, menambah ketegangan di tengah persaingan Divisi Keuken Kampioen. Dengan kehilangan kapten muda yang menjadi pilar pertahanan, Jong Ajax harus segera menyesuaikan taktik dan memberikan peluang kepada pemain cadangan untuk mengisi kekosongan. Sementara itu, performa tim reserve lain seperti Jong PSV dan Vitesse menunjukkan dinamika kompetisi yang semakin ketat, menjanjikan aksi-aksi menarik menjelang akhir musim.











