Keuangan.id – 11 April 2026 | Jakarta, 17 April 2026 – Dalam laga pekan ke‑26 Super League 2025‑2026 yang digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Bhayangkara FC berhasil mengalahkan Persija Jakarta dengan skor tipis 3‑2. Kemenangan ini menambah deretan enam kemenangan beruntun The Guardians, sekaligus menegaskan posisi mereka sebagai salah satu tim paling konsisten di klasemen sementara.
Ringkasan jalannya pertandingan
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi. Bhayangkara membuka keunggulan lewat gol pertama pada menit ke‑12 melalui tendangan bebas yang dieksekusi dengan presisi oleh pemain sayap kanan. Persija berhasil menyamakan kedudukan lewat gol balasan pada menit ke‑27, namun Bhayangkara kembali memimpin pada menit ke‑38 setelah serangan balik cepat yang berakhir dengan tembakan voli ke sudut atas gawang.
Setelah jeda istirahat, Persija menambah tekanan dan berhasil menyamakan kedudukan kembali pada menit ke‑55 berkat serangan terorganisir yang melibatkan striker Bruno dan penyelesaian akhir dari Cyrus Margono yang berhasil menebas bola pertahanan. Namun, Bhayangkara tidak menyerah. Pada menit ke‑78, pemain tengah mereka mencetak gol penentu melalui aksi satu‑dua yang memecah pertahanan Persija, menjadikan skor akhir 3‑2.
Pernyataan pemain dan pelatih
Setelah pertandingan, gelandang Bhayangkara FC Wahyu Subo Seto menegaskan pentingnya fokus. “Kami tidak boleh jemawa dengan enam kemenangan beruntun. Setiap laga harus diperlakukan dengan serius,” ujarnya dalam konferensi pers. Ia menambahkan bahwa tim harus tetap bekerja keras menjelang pertandingan selanjutnya melawan Persijap Jepara.
Pelatih Bhayangkara, Paul Munster, memberikan pujian kepada skuadnya. “Kami siap secara fisik dan mental. Fokus 100 % adalah kunci untuk melanjutkan performa baik ini,” kata Munster.
Di sisi lain, pelatih Persija, Mauricio Souza, membela kiper Cyrus Margono dan pemain sayap kanan Shayne Pattynama yang menjadi sorotan kritis setelah kebobolan tiga gol. “Cyrus bukanlah pemain yang mudah disalahkan hanya karena satu pertandingan. Ia menghadapi serangan yang sulit dan tetap menunjukkan potensi besar,” ujar Souza. Ia juga menegaskan bahwa Shayne masih dalam proses pemulihan dari cedera, sehingga penampilan kurang optimal dapat dimaklumi.
Kondisi klasemen sementara
| Posisi | Tim | Poin | Main |
|---|---|---|---|
| 1 | Persib Bandung | 61 | 27 |
| 2 | Persija Jakarta | 52 | 26 |
| 3 | Arema FC | 50 | 26 |
| 4 | PSM Makassar | 49 | 26 |
| 5 | Bhayangkara FC | 44 | 26 |
Dengan hasil tersebut, Bhayangkara masih berada di posisi kelima, terpaut dua poin dari zona empat besar. Sementara Persija tetap menempati peringkat tiga dengan selisih sepuluh poin dari pemuncak klasemen.
Implikasi ke depan
Kemenangan melawan Persija tidak hanya menambah kepercayaan diri Bhayangkara, tetapi juga memperkuat posisi mereka dalam perebutan tempat di zona empat besar. Fokus utama mereka kini beralih ke laga melawan Persijap Jepara, tim yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi. Menurut Wahyu, Persijap “tidak boleh diremehkan” dan akan menjadi ujian penting bagi Bhayangkara.
Sementara Persija harus bangkit dari kekalahan ini untuk menjaga jarak aman dari zona relegasi dan tetap bersaing di puncak klasemen. Mauricio Souza menegaskan bahwa tim akan memperbaiki koordinasi pertahanan dan memberikan kesempatan kepada pemain lain untuk mengisi posisi kiper jika diperlukan, namun ia menolak untuk menurunkan Cyrus Margono secara permanen.
Secara keseluruhan, laga Bhayangkara FC vs Persija Jakarta menyajikan drama sepak bola khas liga Indonesia: gol cepat, perubahan taktik, dan komentar tajam dari tokoh utama. Kedua tim masih memiliki agenda penting di minggu-minggu mendatang, dan persaingan di puncak klasemen diprediksi akan semakin ketat menjelang penutup musim.











