Keuangan.id – 11 Maret 2026 | Amar Bank menilai bahwa perbankan digital memiliki peluang signifikan untuk memperluas penyaluran kredit kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus mendukung pemulihan ekonomi nasional.
Berbagai kendala masih menghambat pencapaian target tersebut, antara lain ketimpangan akses layanan keuangan antara wilayah perkotaan dan perdesaan, serta prosedur administratif yang rumit bagi pelaku UMKM di daerah. Akibatnya, banyak usaha kecil tetap mengandalkan modal pribadi atau pinjaman informal.
Untuk mengatasi masalah ini, Amar Bank meluncurkan layanan digital bernama Amar Bank Bisnis. Platform tersebut dirancang untuk membantu UMKM menata administrasi dan keuangan usaha secara lebih rapi, terstruktur, dan terdokumentasi. Dengan pencatatan keuangan yang lebih baik, usaha kecil dapat meningkatkan rekam jejak mereka, sehingga lebih mudah dinilai layak oleh lembaga keuangan dan memperoleh pembiayaan formal.
Senior Vice President for MSME Amar Bank, Josua Sloane Solagracia, menekankan bahwa solusi digital ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional sehari-hari, tetapi juga memperkuat fondasi bisnis jangka panjang. Ia menambahkan bahwa penggunaan teknologi digital dan analisis data memungkinkan proses pengajuan kredit menjadi lebih sederhana, keputusan kredit lebih cepat, serta layanan yang lebih aman.
Ke depan, Amar Bank berkomitmen untuk memperkuat produk dan layanan digital, memperluas ekosistem pembayaran, serta terus berinovasi sesuai kebutuhan masyarakat. Bank optimis bahwa momentum tahun ini dapat menjadi pendorong pertumbuhan bisnis UMKM yang lebih solid dan berkelanjutan.









