Keuangan.id – 23 April 2026 | BRI mengumumkan pembayaran dividen tunai sebesar Rp52,1 triliun untuk tahun buku 2025, menegaskan posisi keuangan yang kuat.
Rincian Dividen
- Jumlah dividen: Rp52,1 triliun
- Payout ratio: sekitar 45% dari laba bersih
- Jumlah penerima: lebih dari 3 juta pemegang saham
Alasan Kekuatan Keuangan BRI
Beberapa faktor utama yang mendukung kemampuan BRI meliputi pertumbuhan kredit yang konsisten, penurunan rasio NPL, serta efisiensi operasional yang terus meningkat.
| Indikator | 2024 | 2025 (Proyeksi) |
|---|---|---|
| Laba Bersih (triliun Rp) | 12,0 | 16,5 |
| Rasio NPL (%) | 2,1 | 1,8 |
| Total Aset (triliun Rp) | 1.500 | 1.650 |
Strategi Penggunaan Dividen untuk Pertumbuhan Berkualitas
Dividen BRI tidak hanya menjadi sumber pendapatan bagi pemegang saham, tetapi juga menjadi sinyal kepercayaan yang dapat memperkuat modal dan mendukung ekspansi layanan digital serta pembiayaan UMKM.
- Memperkuat basis modal untuk meningkatkan kemampuan pinjaman.
- Investasi pada platform fintech dan layanan perbankan digital.
- Pengembangan produk pembiayaan berkelanjutan untuk sektor riil.
Dengan langkah‑langkah tersebut, BRI berharap dapat meningkatkan pertumbuhan kredit yang lebih terarah, memperluas inklusi keuangan, dan menjaga profitabilitas jangka panjang.
