Keuangan.id – 29 April 2026 | Jumat (29/4/2026) di Stadion Internasional Banten, Dewa United bersiap menyambut laga krusial melawan Persib Bandung dalam pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026. Sebelum bertanding, pelatih Laskar Kalinyamat, Jan Olde Riekerink, memberi paparan mendalam tentang analisa kekuatan Persib yang dianggap menjadi ujian berat bagi tim asuhan Bojan Hodak.
Analisa Dewa United terhadap Persib
Menurut Riekerink, Persib kini menampilkan skuad paling lengkap dan agresif di liga. Penyerang asing Ramon Tanque dan Andrew Jung berada dalam fase “on fire”, mencetak gol penting di setiap pertandingan. Selain itu, kecepatan transisi yang dimiliki Maung Bandung menjadi ancaman utama, terutama saat menyerang balik setelah menahan tekanan.
“Mereka tidak hanya mengandalkan satu striker. Kombinasi Tanque yang kuat di area penalti dan Jung yang gesit di sayap membuat pertahanan lawan harus selalu waspada,” ujar Riekerink dalam konferensi pers pra‑pertandingan. “Kami harus menyiapkan taktik yang dapat memotong jalur umpan cepat mereka, sekaligus menahan tekanan di lini tengah.
Riekerink menambahkan bahwa Persib telah menambah beberapa pemain baru pada putaran dua, sehingga pola serangan mereka menjadi lebih variatif. Hal ini membuat Dewa United harus meningkatkan koordinasi antar lini, terutama antara gelandang kreatif Noah Sadaoui dan Ricky Kambuaya yang berperan sebagai penghubung serangan.
Kekuatan Persib Menurut Bhayangkara
Di sisi lain, Bhayangkara FC yang dipandu Paul Munster juga mengeluarkan analisa serupa mengenai Persib. Munster menyoroti bahwa Persib menjadi tim terkuat di liga saat ini, berkat kemampuan transisi cepat dan daya serang yang tajam. “Kami telah mempelajari peta kekuatan baru Persib, terutama penyerang asing mereka yang selalu menancapkan bola ke gawang lawan,” kata Munster.
Munster menegaskan pentingnya kesiapan mental dan taktis bagi Bhayangkara dalam menghadapi Maung Bandung. “Kami harus mengantisipasi pergerakan cepat mereka, terutama pada fase serangan balik,” tambahnya.
Taktik Dewa United dan Persiapan Tim
Dewa United menyiapkan formasi 4-2-3-1 dengan Alex Martins kembali fit setelah akumulasi kartu. Martins, yang mencetak 15 gol dan 4 assist musim ini, diharapkan menjadi mesin gol utama. Di sampingnya, Ricky Kambuaya yang mencetak tiga gol dalam dua laga terakhir menjadi ancaman tambahan dari sisi sayap.
Riekerink menekankan pentingnya kontrol bola di lini tengah. “Kami menurunkan Ivar Jenner dan Hugo Gomes sebagai gelandang bertahan untuk menahan serangan Persib, sementara Noah Sadaoui dan Alexis Messidoro akan mendukung kreativitas di depan,” jelasnya.
Di lini pertahanan, Sonny Stevens dan Nick Kuipers diharapkan menahan serangan cepat Persib. “Komunikasi antar bek harus solid, terutama saat menghadapi umpan silang dari sisi kanan Persib,” tambah Riekerink.
Tantangan dan Harapan Kedepan
Jika Dewa United berhasil menahan serangan Persib, mereka berpeluang mengumpulkan tiga poin penting untuk kembali ke peringkat lima besar. Namun, kekalahan melawan Bhayangkara (1-2) dan hasil imbang melawan Persib (2-2) pada tiga laga terakhir menambah tekanan pada skuad.
Riekerink menutup dengan catatan optimis: “Kami percaya pada kemampuan pemain. Jika mereka dapat mengeksekusi taktik dan tetap fokus, kami yakin dapat mengatasi kesulitan yang ditimbulkan Maung Bandung.”
Dengan persiapan matang dan pemahaman mendalam tentang analisa kekuatan Persib, Dewa United siap menantang Maung Bandung dalam laga yang diprediksi akan menjadi pertarungan taktik kelas atas.











