Keuangan.id – 03 Mei 2026 | DEWA mencatat laba bersih sebesar Rp93 miliar pada kuartal pertama tahun 2026, menunjukkan kenaikan 35 persen secara tahunan. Pencapaian ini menandai bahwa DEWA target tahunan kini berada pada level 12 persen, jauh di atas ekspektasi pasar.
Berikut ringkasan kinerja dan rencana strategis DEWA untuk sisa tahun ini:
- Laba Q1 2026: Rp93 miliar, naik 35% YoY.
- Target produksi: Meningkatkan output hingga 12% dari target tahunan yang ditetapkan.
- Kontrak baru: Menandatangani tiga kontrak utama di sektor energi terbarukan dan infrastruktur gas.
- Strategi ekspansi: Fokus pada pembangunan fasilitas produksi baru di wilayah Jawa Barat dan investasi pada teknologi hijau.
Data keuangan kuartal pertama dapat dilihat pada tabel berikut:
| Indikator | Q1 2026 | YoY |
|---|---|---|
| Laba Bersih | Rp93 miliar | +35% |
| Pendapatan Operasional | Rp420 miliar | +22% |
| EBITDA | Rp150 miliar | +30% |
Dengan pencapaian ini, analis menilai bahwa DEWA berada pada jalur yang cukup kencang untuk mencapai target tahunan. Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam mengamankan bahan baku dan mengelola risiko regulasi yang berubah-ubah.
Ke depan, perusahaan berencana menambah kapasitas produksi sebesar 15 persen melalui investasi sebesar Rp1,2 triliun, serta memperkuat portofolio kontrak jangka panjang di sektor energi terbarukan. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi DEWA di pasar domestik dan membuka peluang ekspor.
