Keuangan.id – 26 April 2026 | Pekan ke-30 kompetisi Super League 2025/2026 mempertemukan dua tim besar Jawa Timur dalam laga yang dijuluki Derby Jatim. Pertandingan antara Persebaya vs Persita dijadwalkan pada Selasa, 28 April 2026, dan akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, setelah sempat dipindahkan dari Stadion Kanjuruhan, Malang. Pergantian venue tidak mengurangi antusiasme suporter, melainkan menambah bumbu psikologis bagi kedua belah pihak.
Posisi Klasemen Sebelum Laga
Persebaya Surabaya menempati posisi kedelapan dengan 42 poin, sementara Persita Tangerang berada di zona menengah atas dengan 38 poin. Kedua tim bersaing ketat untuk menembus lima besar, terutama mengingat jarak poin yang tipis dengan tim-tim papan atas seperti Persija (59 poin) dan Bali United (42 poin).
Rekap Pertemuan Terakhir
Pertandingan sebelumnya antara Persebaya dan Persita berlangsung pada 6 Maret 2026. Laga itu berakhir imbang 1-1, dengan gol tunggal Persebaya dicetak oleh pemain pengganti pada menit akhir. Kemenangan atau kekalahan di laga kali ini dapat menjadi penentu moral bagi kedua skuad menjelang sisa musim.
Isu Cedera dan Pilihan Pelatih
Latihan menjelang Derby Jatim menunjukkan adanya beberapa keraguan terkait kondisi pemain kunci. Ricky Kambuaya, gelandang kreatif Persebaya, masih merasakan rasa sakit di engkel setelah benturan dengan Sergio Silva pada laga melawan Persita. Pelatih Aji Santoso memutuskan untuk tidak mengikutsertakan Kambuaya dalam latihan intensif, mengingat risiko cedera lebih lanjut.
Di sisi lain, bek muda Koko Ari Araya yang sempat diragukan pada laga sebelumnya, kini dinyatakan fit oleh dokter tim. Kondisi fisik Koko dianggap prima, sehingga ia siap mengisi lini belakang melawan Persita.
Strategi dan Persiapan Taktik
Pelatih Persebaya, Aji Santoso, menekankan pentingnya meningkatkan akurasi finishing. Dalam sesi latihan akhir pekan, tim melakukan serangkaian drill untuk mengkonversi peluang emas menjadi gol, mengingat beberapa kesempatan yang terlewat pada laga melawan Persita.
Sementara itu, pelatih Persita menitikberatkan pada kontrol lini tengah dan penyerangan cepat. Mereka berharap dapat memanfaatkan kecepatan sayap untuk mengeksploitasi ruang di sisi kiri pertahanan Persebaya, yang diprediksi akan lebih fokus pada blok tengah.
Pengaruh Perubahan Venue
Arema FC, lawan lain dalam pekan yang sama, menegaskan bahwa perubahan venue tidak akan memengaruhi performa mereka. Pernyataan serupa datang dari pihak Persebaya yang menyatakan kesiapan mental untuk bermain di Bali. Kedatangan suporter dari kedua tim diperkirakan akan menciptakan atmosfer meriah meski bukan di kandang masing-masing.
Harapan dan Prediksi
- Persebaya diharapkan memanfaatkan kedalaman skuadnya, khususnya pemain pengganti yang mampu mencetak gol di menit-menit akhir.
- Persita berpotensi menekan dengan serangan balik cepat, memanfaatkan kebugaran pemain sayapnya.
- Kedua tim perlu menjaga konsistensi pertahanan untuk menghindari kebobolan mudah yang dapat mengubah arah poin.
Jika Persebaya berhasil mengamankan tiga poin, mereka dapat melesat ke posisi kelima, menutup jarak dengan Bali United. Sebaliknya, kemenangan Persita dapat mengangkat mereka ke posisi ketiga, menambah tekanan pada tim-tim papan atas.
Dengan sorotan media yang terus mengalir, pertandingan ini tidak hanya menjadi ajang adu taktik, tetapi juga pertaruhan moral menjelang fase penutup liga. Kedua pelatih menyatakan kesiapan penuh, sementara suporter menantikan aksi dramatis yang mampu menorehkan sejarah baru dalam Derby Jatim.











