Keuangan.id – 13 Maret 2026 | Derby della Madonnina musim 2025/2026 kembali menjadi sorotan utama Serie A setelah AC Milan berhasil menyapu bersih dua pertemuan melawan rival sekotanya, Inter Milan. Kemenangan tipis 1-0 di San Siro pada pekan ke-28 (09 Maret 2026) menambah tekanan pada pelatih Inter, Cristian Chivu, yang kini menjadi sorotan publik karena strategi yang dinilai kurang efektif melawan tim yang dianggap lebih lemah.
Latar Belakang Derby
Pertemuan pertama antara kedua klub pada 24 November 2025 berakhir dengan skor identik 1-0, gol Christian Pulisic menjadi penentu. Kemenangan tersebut memberi Milan keunggulan psikologis dan menegaskan dominasi taktik Massimiliano Allegri. Setelah kekalahan itu, Inter mencatatkan 14 kemenangan dan satu hasil imbang, menunjukkan kemampuan pulih yang luar biasa. Namun, performa tersebut tak mampu menahan serangan Milan di derby kedua.
Analisis Taktik Chivu
Eks striker Milan Giampaolo Pazzini mengkritik pendekatan Chivu dalam derby terakhir. Menurutnya, pelatih Inter gagal menyesuaikan formasi dengan kondisi lawan, sehingga Milan dapat mengendalikan lini tengah dan memanfaatkan ruang di belakang pertahanan Inter. Pazzini menilai, “Tidak diragukan lagi Chivu salah dalam pertandingan ini.” Kritik tersebut menyoroti kurangnya fleksibilitas dalam menanggapi perubahan taktik Milan yang sangat disiplin.
Kredit untuk Allegri
Allegri mendapatkan pujian besar atas persiapan timnya. Pazzini menegaskan, “Allegri mempersiapkan pertandingan dengan sempurna.” Milan tampil dengan organisasi permainan yang rapi, menekan Inter sejak menit awal dan menutup ruang bagi gelandang Nerazzurri untuk mengalirkan bola. Pendekatan defensif yang terstruktur dan serangan balik cepat menjadi kunci kemenangan kedua derby dalam satu musim.
Dampak Terhadap Peringkat Serie A
- Setelah kemenangan derby, AC Milan menutup jarak poin dengan Inter menjadi selisih tujuh poin dengan sekitar sepuluh pertandingan tersisa.
- Inter tetap berada di posisi kuat dalam perburuan Scudetto, namun tekanan psikologis dan kritik taktik dapat memengaruhi performa di sisa musim.
- Posisi kedua Inter masih memungkinkan untuk mengamankan gelar, asalkan mampu menjaga konsistensi dan mengatasi kritik publik.
Pandangan Pazzini tentang Masa Depan Inter
Pazzini mengingatkan bahwa Inter harus segera memperbaiki pendekatan taktisnya jika ingin kembali bersaing secara serius. Ia menambahkan, “Saya pikir pembicaraan tentang Scudetto masih tertutup.” Menurutnya, Inter masih memiliki peluang, namun memerlukan perubahan taktik yang signifikan dan mental juara yang kuat.
Secara keseluruhan, derby ini menegaskan betapa pentingnya persiapan taktik dan fleksibilitas dalam menghadapi rival kuat. Sementara Milan menikmati kemenangan berkat strategi Allegri yang matang, Inter harus menilai kembali keputusan Chivu dan mencari solusi agar tidak kembali mengalami kekalahan serupa di pertandingan krusial berikutnya.











