Keuangan.id – 05 Mei 2026 | Bank Negara Indonesia (BNI) mencatat pencapaian penting pada kuartal pertama 2024, dimana Dana Simpanan dan Layanan (Dana SAL) berhasil mengumpulkan total Rp 68 triliun.
Angka ini menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) BNI secara tahunan sebesar 34,3%, membawa total DPK mencapai Rp 1.100,58 triliun.
Berikut rangkuman data utama:
| Item | Nilai |
|---|---|
| Total Dana SAL | Rp 68 Triliun |
| DPK BNI Kuartal I 2024 | Rp 1.100,58 Triliun |
| Pertumbuhan Tahunan DPK | 34,3% |
Peningkatan DPK ini memperkuat likuiditas BNI, memungkinkan bank untuk memperluas jaringan layanan, meningkatkan pemberian kredit, serta mendukung program digitalisasi layanan perbankan. Selain itu, pertumbuhan Dana SAL mencerminkan kepercayaan nasabah terhadap produk tabungan dan deposito yang ditawarkan.
Strategi BNI dalam mengoptimalkan Dana SAL meliputi penawaran suku bunga kompetitif, peluncuran produk tabungan berbasis digital, serta program loyalitas nasabah. Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat mempertahankan aliran dana masuk dan memperluas basis nasabah di tengah persaingan industri perbankan.
Dengan prospek ekonomi yang terus membaik, BNI menargetkan peningkatan DPK yang lebih tinggi pada kuartal berikutnya, sambil tetap menjaga kualitas aset dan profitabilitas.











