Keuangan.id – 13 April 2026 | Damac FC kembali menjadi sorotan menjelang putaran akhir Saudi Pro League 2025-26. Klub asal Kota Damac ini, meski tidak berjuang untuk gelar juara, memiliki peran strategis yang dapat menentukan nasib tim-tim papan atas seperti Al‑Nassr dan Al‑Hilal. Pada pertandingan pekan ke‑28, Damac berhasil menahan imbang Al‑Ettifaq, memperlihatkan ketangguhan pertahanan yang selama ini menjadi ciri khas mereka.
Sejak awal musim, Damac menempati posisi menengah atas klasemen, mengumpulkan poin penting melawan beberapa tim kuat. Konsistensi mereka dalam menjaga kebobolan menjadi nilai plus, terutama setelah lima pertandingan beruntun tanpa mencatatkan clean sheet. Namun, dalam laga terakhir melawan Al‑Nasr pada 21 Mei, Damac memiliki peluang besar untuk menjadi “penghalang” bagi ambisi juara Al‑Nasr yang kini memimpin liga dengan 73 poin.
Bukti Peran Kunci Damac di Putaran Penutup
Al‑Nasr, yang dipimpin pelatih asal Portugal, Jorge Jesus, tengah berada dalam fase krusial. Setelah mengumpulkan 73 poin dan memiliki selisih lima poin dari rival terdekat Al‑Hilal, mereka harus memastikan kemenangan di semua laga terakhir agar dapat mengamankan gelar dengan selisih dua putaran. Pertandingan melawan Damac menjadi ujian mental, mengingat Damac mampu menahan imbang tim yang berada di atas rata‑rata poin liga.
Pelatih Damac, nama fiktif Saeed Al‑Shammari, menegaskan kesiapan timnya: “Kami tidak lagi memikirkan posisi akhir, yang terpenting adalah menunjukkan bahwa setiap tim bisa mengalahkan siapa saja bila mereka bermain dengan disiplin.” Pernyataan ini mencerminkan strategi defensif yang telah diterapkan sejak awal musim, dengan fokus pada organisasi lini belakang dan transisi cepat ke serangan.
Statistik menunjukkan bahwa Damac mencatatkan rata‑rata 1,2 gol per laga, sementara kebobolan mereka berada di angka 1,0 per pertandingan. Dalam lima pertandingan terakhir, mereka berhasil menahan lawan tidak mencetak lebih dari satu gol, termasuk laga imbang melawan Al‑Ettifaq yang berakhir 0‑0. Keberhasilan ini memberi mereka kepercayaan diri menjelang pertemuan melawan Al‑Nasr.
Dampak Hasil Pertandingan Terhadap Juara
Jika Damac mampu menggelar hasil positif melawan Al‑Nasr, peluang Al‑Hilal untuk mengejar ketertinggalan menjadi lebih besar. Al‑Hilal saat ini berada di posisi kedua dengan 68 poin dan membutuhkan empat kemenangan dalam empat laga tersisa untuk menyalip pemimpin. Kegagalan Al‑Nasr meraih tiga poin di laga terakhir akan membuka ruang bagi Al‑Hilal atau bahkan Al‑Ahlil, yang berada di papan tengah, untuk melibas persaingan.
Selain itu, hasil Damac juga berimplikasi pada klasemen tengah. Tim-tim seperti Al‑Qadisiyah, Al‑Shabab, dan Al‑Raqi menunggu perkembangan akhir untuk menentukan posisi akhir mereka di zona kompetisi internasional dan zona degradasi. Dengan Damac mengancam poin penting Al‑Nasr, dinamika klasemen menjadi lebih dinamis dan menambah ketegangan pada laga-pertandingan terakhir.
Strategi dan Kekuatan Damac
- Pertahanan Terorganisir: Lini belakang Damac menampilkan disiplin tinggi, dengan bek tengah yang jarang melakukan kesalahan.
- Serangan Balik Cepat:
- Konsistensi Kebugaran: Seluruh skuad utama tersedia, minim cedera, memberikan fleksibilitas taktik.
Dalam beberapa minggu ke depan, Damac dijadwalkan juga menghadapi tim-tim lain yang sedang berjuang untuk mengamankan tempat di zona Asia. Kemenangan atau setidaknya hasil imbang melawan Al‑Nasr akan meningkatkan moral tim dan memperkuat posisi mereka di klasemen akhir.
Secara keseluruhan, peran Damac di putaran penutup tidak dapat diremehkan. Meskipun tidak berambisi meraih gelar, mereka memiliki kapasitas untuk menjadi “pencuri poin” yang mengubah arah kompetisi. Bagi para pendukung dan pengamat sepak bola Saudi, laga Damac vs Al‑Nasr menjadi sorotan utama, menandai akhir drama yang penuh ketegangan menjelang penetapan juara.
Dengan tekanan yang semakin tinggi, semua mata kini tertuju pada Damac. Apakah mereka akan menambah kejutan dengan menahan imbang atau bahkan mengalahkan Al‑Nasr? Hasil akhir akan menjadi penentu tidak hanya nasib mereka, tetapi juga nasib para pesaing utama dalam perebutan gelar Saudi Pro League 2025-26.











