Keuangan.id – 16 Maret 2026 | Daihatsu Sigra kembali menjadi bintang di pasar Low Cost Green Car (LCGC) Indonesia pada bulan Februari 2026. Dengan pencapaian penjualan sebanyak 3.040 unit, model MPV tujuh penumpang ini menempati posisi kedua di antara semua model LCGC, hanya terhalang oleh Honda Brio Satya yang mencatat 2.829 unit. Angka penjualan Sigra menunjukkan peningkatan yang konsisten dibandingkan bulan sebelumnya dan menegaskan posisinya sebagai pilihan utama keluarga muda yang mengutamakan harga terjangkau, ruang kabin luas, serta efisiensi bahan bakar.
Tren Penjualan LCGC Februari 2026
Data terbaru dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat total penjualan mobil LCGC mencapai 11.412 unit pada Februari 2026, naik dari 10.694 unit pada Januari. Empat model utama yang mendominasi pasar tersebut meliputi Honda Brio Satya, Daihatsu Sigra, Toyota Calya, dan Toyota Agya. Berikut rangkuman penjualan masing‑masing model:
| Model | Penjualan (unit) | Rentang Harga (Juta Rp) |
|---|---|---|
| Honda Brio Satya | 2.829 | 170,4 – 206,7 |
| Daihatsu Sigra | 3.040 | 143,2 – 183 |
| Toyota Calya | 2.936 | 170,2 – 193,2 |
| Toyota Agya | 1.250 | 173,8 – 201,2 |
Meski Honda Brio Satya menjadi model LCGC dengan pertumbuhan tercepat, Sigra tetap unggul dalam hal volume penjualan karena daya tariknya sebagai MPV yang mampu menampung hingga tujuh penumpang tanpa mengorbankan efisiensi bahan bakar.
Keunggulan Daihatsu Sigra yang Memikat Konsumen
- Kabin Luas – Desain interior Sigra menawarkan tiga baris kursi yang dapat menampung tujuh orang, cocok untuk keluarga dengan anak-anak.
- Harga Kompetitif – Dengan harga mulai Rp143,2 juta untuk tipe standar, Sigra berada di bawah rata‑rata harga LCGC lainnya, menjadikannya pilihan ekonomis.
- Efisiensi Bahan Bakar – Mesin 1.0‑litre berteknologi Dual‑VVTi memberikan konsumsi bahan bakar yang rendah, ideal untuk penggunaan harian di perkotaan.
- Jaringan Layanan – Sebagai bagian dari grup Toyota, Sigra menikmati jaringan bengkel yang luas di seluruh Indonesia, memudahkan perawatan dan perbaikan.
Faktor‑faktor tersebut menjadi alasan utama mengapa konsumen memilih Sigra dibandingkan MPV lain yang harganya lebih tinggi. Selain itu, penawaran pembiayaan yang fleksibel dari dealer resmi juga menambah daya tarik bagi pembeli yang mengandalkan kredit.
Persaingan dengan Model LCGC Lain
Walaupun Sigra menempati posisi kuat, persaingan di segmen LCGC tetap ketat. Toyota Calya, dengan penjualan 2.936 unit, menawarkan fitur keselamatan tambahan seperti Dual‑Airbag dan Sistem Rem Anti‑Lock (ABS) pada varian tertinggi, yang menjadi nilai jual bagi konsumen yang mengutamakan keamanan. Di sisi lain, Honda Brio Satya menonjolkan desain sporty dan responsivitas mesin 1.2 liter, menarik minat pembeli muda yang menginginkan tampilan lebih dinamis.
Secara keseluruhan, pasar LCGC tetap menjadi tulang punggung industri otomotif Indonesia, mengingat mayoritas konsumen masih mencari kendaraan dengan harga terjangkau dan biaya operasional rendah. Kenaikan penjualan pada Februari 2026 menandakan bahwa kebijakan pemerintah terkait subsidi pajak dan insentif bahan bakar masih memberikan dampak positif.
Kesimpulan
Daihatsu Sigra berhasil mempertahankan posisinya sebagai salah satu mobil murah terlaris di Indonesia pada Februari 2026. Dengan kombinasi harga yang kompetitif, ruang kabin yang luas, dan efisiensi bahan bakar, Sigra tetap menjadi pilihan utama keluarga menengah ke bawah. Meski persaingan dengan model lain seperti Honda Brio Satya dan Toyota Calya terus memanas, keunggulan fungsional dan jaringan layanan luas menjadikan Sigra tetap relevan di pasar LCGC yang terus berkembang.
