Keuangan.id – 22 April 2026 | CSED INDEF mengungkap parameter sukses B57+ yang menjadi tolok ukur utama dalam perdagangan halal, investasi, dan integrasi ekonomi OKI. Penetapan B57+ memberi arahan jelas bagi pelaku pasar dalam menilai kinerja dan potensi pertumbuhan sektor syariah.
Beberapa indikator kunci yang menjadi bagian dari B57+ antara lain:
- Profitabilitas bersih minimal 7,5% untuk perusahaan halal.
- Rasio kepatuhan syariah terhadap standar regulasi tidak kurang dari 95%.
- Pangsa pasar produk halal meningkat minimal 5 poin persentase tiap tahun.
- Investasi asing langsung (FDI) di sektor halal mencapai pertumbuhan tahunan 12%.
Berikut rangkuman target B57+ dalam bentuk tabel:
| Indikator | Target B57+ |
|---|---|
| Profitabilitas Bersih | ≥ 7,5% |
| Rasio Kepatuhan Syariah | ≥ 95% |
| Pangsa Pasar Halal | +5 ppt per tahun |
| Pertumbuhan FDI Halal | 12% per tahun |
Implementasi parameter ini diharapkan memperkuat daya saing produk halal Indonesia, menarik lebih banyak investasi, serta mempercepat integrasi ekonomi OKI dengan standar internasional. B57+ bukan sekadar angka, melainkan pedoman strategis bagi perusahaan, regulator, dan investor dalam menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan dan patuh syariah.
