Coco Gauff Bangkit di Madrid, Pecah Rekor Fault dan Siap Ganda di Italian Open

Coco Gauff Bangkit di Madrid, Pecah Rekor Fault dan Siap Ganda di Italian Open
Coco Gauff Bangkit di Madrid, Pecah Rekor Fault dan Siap Ganda di Italian Open

Keuangan.id – 26 April 2026 | Coco Gauff kembali menjadi sorotan utama dalam kalender WTA setelah penampilan dramatis di Madrid Open. Atlet berusia 21 tahun itu tidak hanya berhasil memecahkan rekor lima bulan tanpa double fault, namun juga menunjukkan ketangguhan mental ketika harus menjalani pemeriksaan tanda vital setelah mengalami muntah di lapangan. Kejadian tersebut menambah warna baru pada perjalanan Gauff di tanah liat, sekaligus menegaskan tekadnya untuk menaklukkan turnamen bergengsi tersebut.

Kondisi Kesehatan di Madrid Open

Dalam pertandingan pembukaan melawan Leolia Jeanjean, Gauff terpaksa mengakhiri servisnya untuk mengosongkan perut setelah merasa tidak enak badan. Tim medis langsung memeriksa tanda vitalnya, memastikan tidak ada masalah serius. Setelah pemeriksaan selesai, Gauff kembali ke lapangan dan melanjutkan pertandingan dengan tenang, mengamankan kemenangan pertamanya di Madrid. Momen ini menegaskan pentingnya dukungan tim medis dalam turnamen tingkat tinggi, terutama bagi pemain yang harus menyesuaikan diri dengan kondisi cuaca dan intensitas pertandingan di lapangan tanah liat.

Perbaikan Teknik dan Biomekanik

Perubahan signifikan terlihat pada aspek servis Gauff. Selama enam bulan terakhir, ia mencatatkan jumlah double fault tertinggi di tour, namun pada pertandingan Madrid ini ia berhasil menyelesaikan seluruh servis tanpa satu kesalahan pun. Perbaikan ini tidak lepas dari pengaruh pelatih biomekanik baru, Gavin MacMillan, yang membantu mengoptimalkan gerakan tubuh dan mengurangi tekanan pada bahu. Menurut Gauff, penyesuaian tersebut memberikan rasa lebih ringan dan kontrol yang lebih baik, khususnya pada pukulan servis yang selama ini menjadi titik lemah.

Strategi Ganda di Italian Open

Tak lama setelah kesuksesan di Madrid, Gauff mengumumkan partisipasinya di Italian Open untuk kategori ganda, kembali berpasangan dengan Caty McNally. Kolaborasi ini pertama kali terjalin kembali setelah tiga tahun terpisah, terakhir mereka bertemu di Billie Jean King Cup 2023. Duo ini pernah mengantongi tiga gelar WTA bersama, termasuk kemenangan di Washington Open 2019 dan Emilia‑Romagna Open 2021. Meski belum mengangkat trofi di Roma, Gauff dan McNally berharap dapat memanfaatkan ganda sebagai sarana penyetelan permainan di tanah liat menjelang turnamen tunggal.

Perspektif Permainan di Tanah Liat

Menurut mantan rekan setim dan legenda tenis Amerika, Coco Vandeweghe, gaya permainan Gauff secara alami cocok untuk permukaan tanah liat. Kombinasi kecepatan, footwork yang lincah, dan kemampuan menyesuaikan spin memberikan keuntungan strategis melawan lawan yang lebih mengandalkan power. Namun, Gauff mengakui bahwa adaptasi pada kondisi lapangan Madrid masih menjadi tantangan, terutama dalam hal kestabilan serve dan konsistensi rally. Dengan bantuan tim teknis dan pengalaman ganda, ia berupaya menutup kesenjangan tersebut.

Di samping performa di lapangan, Gauff juga menyempatkan diri untuk bersosialisasi di luar arena. Ia baru-baru ini mengunggah foto bersama sahabat masa kecil, Jamilah, yang mengenakan bikini strapless chain, menampilkan sisi personal yang jarang terlihat di media olahraga. Momen tersebut mengingatkan publik bahwa di balik intensitas kompetisi, pemain tetap memiliki kehidupan pribadi yang hangat dan mendukung mental mereka.

Dengan kemenangan pertama di Madrid, perbaikan servis, serta persiapan ganda di Roma, Gauff tampak berada pada fase kebangkitan. Jika ia berhasil melanjutkan tren positif ini, peluang untuk meraih gelar pertama di tanah liat, baik di Madrid maupun Italian Open, semakin terbuka lebar.

Ke depan, sorotan tidak hanya terletak pada kemampuan teknis, melainkan juga pada konsistensi mental yang telah terbukti melalui penanganan situasi darurat di lapangan. Gauff kini berada di jalur yang tepat untuk menantang pemain top dunia seperti Aryna Sabalenka atau Elena Rybakina, dan memperkuat posisinya sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di WTA.

Exit mobile version