Keuangan.id – 03 Mei 2026 | Veteran point guard Chicago Bulls, Coby White, kembali menjadi sorotan utama menjelang musim NBA 2026-2027. Setelah melewati satu musim penuh yang menampilkan peningkatan signifikan dalam statistik menembak tiga angka dan kemampuan mengatur serangan, White kini berada di puncak performa, siap mengukir prestasi lebih tinggi bersama timnya.
Sejarah Karir dan Perkembangan Awal
Coby White memulai karir profesionalnya setelah dipilih pada putaran pertama, urutan ke ke-7, dalam NBA Draft 2019. Dari musim rookie yang menjanjikan, ia menunjukkan kecepatan, kelincahan, dan kemampuan penetrasi yang membuatnya menjadi ancaman di perimeter. Namun, konsistensi tembakan tiga angka menjadi area yang perlu diperbaiki.
Statistik Musim Terakhir
Pada musim 2025-2026, White mencatat rata-rata 16,4 poin per pertandingan, dengan persentase tembakan tiga angka mencapai 38,2 persen—peningkatan signifikan dibandingkan musim sebelumnya yang hanya 34,5 persen. Ia juga menambahkan 4,8 assist dan 3,2 rebound per game, menegaskan peran ganda sebagai pencetak skor dan pengatur permainan.
- Poin per game: 16,4
- Persentase tembakan tiga angka: 38,2%
- Assist per game: 4,8
- Rebound per game: 3,2
Peran Strategis di Chicago Bulls
Pelatih Bulls, Billy Donovan, menilai bahwa White kini telah menjadi “kunci fleksibel” dalam skema ofensif tim. Kemampuannya menembus pertahanan lawan dan menciptakan peluang bagi rekan setim, terutama Zach LaVine, menambah variasi serangan. Selain itu, White juga sering ditempatkan sebagai backcourt partner untuk DeMar DeRozan, memperkuat dinamika permainan perimeter.
Tantangan dan Fokus Pengembangan
Meskipun performa meningkat, White masih menghadapi tantangan dalam menjaga konsistensi defensif. Analisis video menunjukkan bahwa ia kadang kesulitan melindungi pemain wing lawan yang lebih tinggi. Untuk mengatasi hal ini, pelatih kebugaran Bulls menekankan latihan kekuatan tubuh bagian atas dan teknik footwork.
Perbandingan dengan Rookie Seahawks Coby Bryant
Menariknya, pada pekan yang sama, Seattle Seahawks mengadakan rookie minicamp 2026 yang menyoroti pemain bertahan bernama Coby Bryant. Meskipun berada di olahraga yang berbeda, kedua atlet berbagi nama depan yang sama dan keduanya menonjolkan dedikasi serta etos kerja tinggi. Head coach Seahawks, Mike Macdonald, memuji Bryant atas “intentionality” dan pertumbuhan yang cepat, serupa dengan pujian yang diberikan kepada White oleh pelatih Bulls.
Perbandingan ini menegaskan bahwa baik di lapangan basket maupun sepakbola Amerika, nama Coby (baik White maupun Bryant) kini identik dengan pemain muda yang menunjukkan potensi besar dan komitmen kuat terhadap tim masing-masing.
Prospek Musim Mendatang
Dengan kontrak empat tahun senilai $70 juta yang akan berakhir pada 2029, Coby White berada di posisi yang menguntungkan untuk menjadi salah satu pemain inti Bulls. Jika ia dapat mempertahankan tingkat tembakan tiga angka di atas 38% dan meningkatkan kontribusi defensif, peluang Bulls untuk kembali ke playoff semakin besar.
Secara keseluruhan, Coby White menatap musim 2026-2027 dengan keyakinan tinggi, bertekad mengoptimalkan setiap menit bermain, dan menginspirasi generasi pemain muda yang melihatnya sebagai contoh kerja keras dan peningkatan berkelanjutan.











