Keuangan.id – 09 Mei 2026 | Citi mempertahankan proyeksi harga minyak Brent sebesar USD120 per barel dalam jangka waktu 0-3 bulan. Hal ini disebabkan oleh risiko yang masih membayangi pasar minyak global, terutama terkait dengan ketegangan AS-Iran dan keamanan di Selat Hormuz.
Risiko ini membuat harga minyak tetap tinggi dan tidak stabil. Citi yakin bahwa harga minyak Brent akan tetap pada level yang tinggi karena permintaan yang kuat dan penawaran yang terbatas.
Selain itu, ketegangan di Timur Tengah dan keamanan di Selat Hormuz juga mempengaruhi harga minyak. Jika situasi ini tidak membaik, maka harga minyak dapat terus meningkat.
Oleh karena itu, Citi mempertahankan proyeksi harga minyak Brent sebesar USD120 per barel dalam jangka waktu 0-3 bulan. Ini menunjukkan bahwa minyak global masih panas dan harga minyak tetap tidak stabil.











