Keuangan.id – 30 Maret 2026 | Bursa kripto CFX mengumumkan bahwa total volume transaksi pada bulan Februari 2026 mencapai Rp24,33 triliun, melampaui ekspektasi pasar.
Data tersebut berasal dari laporan bulanan industri kripto yang dirilis oleh CFX, menandakan pertumbuhan signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Pada Januari 2026, volume tercatat sekitar Rp18 triliun, sehingga terjadi peningkatan sekitar 35 persen dalam satu bulan.
Berikut adalah ringkasan utama dari laporan CFX:
- Total volume transaksi: Rp24,33 triliun
- Peningkatan dibandingkan Januari 2026: ±35%
- Dominasi aset: Bitcoin dan Ethereum tetap memimpin dengan kontribusi lebih dari 60% total volume
- Pasar regional: Asia Tenggara menyumbang hampir setengah dari total volume
Peningkatan volume ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain meluasnya adopsi aset digital di kalangan institusi, peluncuran produk keuangan baru berbasis blockchain, serta kebijakan regulasi yang lebih jelas di beberapa negara Asia.
Para analis memperkirakan bahwa tren pertumbuhan ini dapat berlanjut jika kondisi likuiditas tetap stabil dan inovasi produk terus berlanjut. Namun, mereka juga mengingatkan bahwa volatilitas harga kripto tetap menjadi risiko utama bagi investor.
