Keuangan.id – 23 April 2026 | San Antonio—Bintang tim San Antonio Spurs, Victor Wembanyama, harus menjalani protokol gegar otak setelah terjatuh dengan wajah menancap ke lantai pada kuarter kedua pertandingan pertama babak pertama melawan Portland Trail Blazers. Insiden tersebut mengubah dinamika seri playoff dan menimbulkan pertanyaan besar tentang kesiapan Spurs untuk menghadapi Game 3.
Kejadian Cedera
Pada menit ke-8:57 kuarter kedua, Wembanyama berusaha memutar di dalam cat setelah melakukan gerakan spin yang biasanya menjadi andalannya. Ia kemudian dijatuhkan oleh Jrue Holiday yang melakukan foul. Tanpa mampu menahan diri, rahangnya menabrak lantai, menyebabkan pemain setinggi 7 kaki 4 inci tersebut terjatuh dengan keras. Ia tetap berada di lapangan selama sekitar tiga puluh detik sebelum duduk dan berbicara singkat dengan rekan setimnya, Stephon Castle. Pelatih Spurs, Mitch Johnson, langsung memanggil timeout untuk memeriksa kondisi pemain.
Protokol Gegar Otak NBA
Setelah penilaian medis singkat, Johnson mengonfirmasi bahwa Wembanyama masuk ke dalam protokol gegar otak NBA. Protokol tersebut mewajibkan pemain untuk beristirahat minimal 48 jam, menjalani serangkaian tes neurologis, serta mencapai beberapa ambang tanpa gejala sebelum mendapat persetujuan kembali bermain. Dokter tim dan Direktur Protokol Gegar Otak liga harus menandatangani persetujuan akhir.
Dampak Langsung pada Pertandingan
Spurs kehilangan keunggulan 14 poin pada kuarter keempat dan akhirnya kalah 106-103, menyeimbangkan seri menjadi 1-1. Tanpa Wembanyama, veteran Luke Kornet mengambil alih posisi center, mencetak 10 poin dan mengumpulkan sembilan rebound dalam 28 menit. Meskipun performa Kornet cukup solid, kekosongan yang ditinggalkan Wembanyama terasa pada pertahanan, blok, dan rentang serangan interior.
Reaksi Pemain dan Pelatih
- “Kita semua harus melangkah naik,” kata guard Devin Vassell. “Kita tahu apa yang Vic bawa, tapi kita harus mengisi kekosongan itu.”
- Pelatih Blazers, Tiago Splitter, menyatakan, “Itu menakutkan. Wembanyama jatuh dengan keras, tetapi Kornet bermain bagus.”
- Johnson menegaskan, “Protokol adalah protokol. Kami akan mengikutinya dan menyiapkan rencana.”
Strategi Spurs Tanpa Wembanyama
Selama musim reguler, Spurs mencatat rekor 12-6 tanpa kehadiran Wembanyama, menunjukkan kedalaman skuad yang cukup. Namun, pada playoff, peran defensifnya yang mencatat rata‑rata 3,1 blok per game menjadi sangat penting. Tanpa kehadirannya, Spurs diperkirakan akan menambah tekanan pada perimeter guard, meningkatkan frekuensi rotasi interior, dan mengandalkan kecepatan serta tembakan luar untuk menutup celah.
Prospek Pemulihan
Jika protokol dijalankan secara standar, Wembanyama dapat kembali berlatih pada hari ketiga setelah cedera, tetapi kemungkinan besar tidak akan tersedia untuk Game 3 pada Jumat di Portland. Tim medis akan terus memantau gejala dan hasil tes neurokognitif. Jika semua langkah berhasil, ia berpotensi kembali bermain pada Game 4 atau 5, tergantung kebutuhan tim.
Kesimpulannya, cedera Wembanyama menambah ketidakpastian pada jalur Spurs di playoff. Keberhasilan Spurs selanjutnya sangat bergantung pada kemampuan pemain cadangan mengisi peran interior, serta adaptasi taktik pelatih dalam mengatasi kekurangan blok dan perlindungan paint. Penggemar dan analis NBA kini menantikan perkembangan kesehatan sang bintang dan bagaimana Spurs menavigasi sisa seri melawan Trail Blazers.











