Keuangan.id – 05 Mei 2026 | Bunga BI diputuskan tetap pada level sebelumnya, menandakan kebijakan moneter yang hati‑hati dalam mengendalikan inflasi. Keputusan ini memberi sinyal stabilitas bagi sektor keuangan, termasuk perusahaan pembiayaan gadai.
PT Budi Gadai Indonesia, sebagai salah satu pemain utama di pasar gadai, menegaskan bahwa biaya dana tetap berada pada tingkat yang terkendali. Dalam laporan kinerjanya, perusahaan mencatat peningkatan margin bersih sebesar 11,18% secara tahunan.
Langkah Budi Gadai mencakup pengelolaan portofolio pinjaman yang lebih selektif, penyesuaian suku bunga pinjaman konsumen, serta optimalisasi biaya operasional. Semua itu berkontribusi pada kenaikan margin yang signifikan.
Berikut ringkasan kinerja margin:
| Tahun | Margin Bersih (%) |
|---|---|
| 2023 | 9,45 |
| 2024 | 10,53 |
| 2025 (proyeksi) | 11,18 |
Dengan stabilnya Bunga BI, Budi Gadai dapat melanjutkan strategi menjaga biaya dana rendah, sekaligus meningkatkan profitabilitas. Para analis memperkirakan bahwa perusahaan akan terus memperkuat posisi pasar selama kebijakan moneter tetap konsisten.
