Keuangan.id – 26 April 2026 | BukuWarung, platform fintech yang berfokus pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kembali memperluas jangkauan inklusi keuangan dengan melibatkan sekitar 250 ribu pelaku UMKM sebagai agen layanan keuangan. Langkah ini diharapkan memperkuat jaringan akses permodalan, tabungan, dan layanan pembayaran di seluruh Indonesia.
Program Agen Layanan Keuangan
Melalui skema ini, setiap UMKM yang bergabung dapat menawarkan produk perbankan digital, seperti pembukaan rekening, penarikan tunai, dan pembayaran tagihan, kepada konsumen di wilayahnya. Sebagai imbalannya, agen memperoleh komisi transaksi serta dukungan pelatihan operasional.
Ekosistem Produk Pendukung
- BukuAgen: aplikasi khusus untuk mengelola aktivitas agen keuangan.
- BukuModal: solusi pendanaan berbasis data untuk memudahkan UMKM mengakses kredit.
- BukuSimpan: layanan tabungan digital yang terintegrasi dengan ekosistem BukuWarung.
Data Dampak Awal
| Indikator | Nilai |
|---|---|
| Jumlah UMKM terdaftar | 250.000+ |
| Transaksi bulanan rata-rata | Rp 1,2 miliar |
| Komisi agen per transaksi | Rp 500 – Rp 1.500 |
Dengan sinergi antara produk digital BukuWarung dan jaringan agen yang tersebar luas, diharapkan inklusi keuangan di Indonesia dapat meningkat signifikan, khususnya di daerah dengan layanan perbankan konvensional yang terbatas.











