Keuangan.id – 03 Juni 2026 |
PT Bank Tabungan Negara (BTN) mewaspadai potensi kenaikan loan at risk (LAR) di tengah tekanan suku bunga yang kembali naik. Kenaikan suku bunga ini merupakan langkah untuk menghadapi inflasi yang terus meningkat. BTN memperkirakan bahwa kenaikan suku bunga ini akan berdampak pada kinerja keuangan bank.
Loan at risk (LAR) merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan kemungkinan terjadinya gagal bayar atau kredit bermasalah.
Bank Indonesia (BI) telah menaikkan suku bunga acuan 50 basis poin menjadi 5,25%. Hal ini dilakukan untuk mengendalikan inflasi yang terus meningkat dan menjaga stabilitas ekonomi.











