Keuangan.id – 10 April 2026 | Bank Tabungan Negara (BTN) menegaskan optimisme terhadap pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR) dalam tiga hingga lima tahun ke depan, meskipun kondisi ekonomi global dan domestik yang menantang.
Target Penyaluran
Direktur Utama BTN, Nixon Napitupulu, mengungkapkan bahwa kapasitas penyaluran KPR saat ini berada di kisaran 200.000–250.000 unit per tahun. Bank menargetkan peningkatan signifikan menjadi 300.000–400.000 unit per tahun.
Strategi Ekspansi
- Memperluas jaringan distribusi dengan menjajaki kerja sama bersama jaringan kantor Pos Indonesia, sehingga layanan KPR dapat diakses di lebih banyak lokasi.
- Menguatkan kanal digital melalui kolaborasi dengan platform properti daring, contohnya Rumah123, untuk mempercepat pemasaran dan proses penyaluran kredit.
- Integrasi layanan pembiayaan dan pemasaran properti dalam satu ekosistem guna menjadikan BTN sebagai pusat perdagangan perumahan terbesar di Indonesia.
Kinerja KPR 2025
Data internal menunjukkan pertumbuhan solid pada tahun 2025. KPR subsidi naik 10 % secara tahunan menjadi Rp191,2 triliun, sementara KPR non‑subsidi meningkat 6,7 % menjadi Rp113,0 triliun.
Prospek ke Depan
Dengan kombinasi perluasan fisik melalui Pos Indonesia dan penguatan kanal digital, BTN berharap dapat memenuhi kebutuhan hunian yang terus meningkat di dalam negeri serta mencapai target penyaluran 400 ribu unit dalam jangka waktu lima tahun.











